Connect with us

Berita Terbaru

Vaksinasi Covid-19 di 77 Desa Kabupaten Tangerang Bakak Dipercepat Menghadapi Pilkades Serentak

Published

on

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Rudi Maesyal Saat Diwawancara Mengenai Vaksinasi di 77 Desa Yang Akan Menggelar Pilkades Serentak Tahun 2021. (Bantenhits/Rikhi Ferdian)

Tangerang- Pemerintah Kabupaten Tangerang akan mempercepat program vaksinasi Covid-19 di 77 desa yang menggelar Pilkades serentak pada 10 Oktober 2021 mendatang. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Rudi Maesyal mengatakan, program percepatan vaksinasi akan dikonsentrasikan di 77 desa yang menggelar pilkades serentak. 

Agar masyarakat yang nanti datang ke TPS untuk mencoblos sudah tervaksin minimal 50-60 persen. 

“Pada saat pemilihan di setiap TPS ada sekitar 500 orang. Minimal mereka yang datang ke TPS ini sudah divaksinasi 50-60 persen,” Kata Rudi kepada BantenHits, Selasa 22 September 2021. 

BACA :  Mobil Anggota Panwaslu Lebak Jadi Sasaran Pecah Kaca

Kendati begitu, menurut Rudi, wabah Covid-19 di Kabupaten Tangerang saat ini sudah mulai menurun. Hal itu terlihat dari tingkat bed occupancy rate (BOR) yang juga menurun serta angka kesembuhan yang terus meningkat. 

“Tingkat penularan juga sudah menurun jadi ini salah satu pertimbangan pa bupati juga untuk menggelar Pilkades serentak pada tanggal 10 Oktober 2021,” Ucapnya.

Pemerintah kabupaten Tangerang juga sudah sepakat dengan TNI Polri agar percepatan vaksinasi Covid-19, dilakukan kepada masyarakat di desa akan menggelar pilkades serentak. 

Rudi juga sudah mengimbau kepada para camat untuk mensosialisasikan program percepatan vaksinasi jelang Pilkades serentak kepada warganya.

“Kita sudah sosialisasikan juga melalui para camat agar masyarakat di 77 desa ini bisa semua tervaksin. Target semuanya tapi minimal 50-60 persen dulu,” Pungkasnya.

BACA :  Dua ABG Kebut-kebutan di Tanjakan Saju Bojongmanik saat Idul Adha; Hantam Pickup Lalu Tewas Seketika

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler