Connect with us

Berita Terbaru

Tiba-tiba Sel Lapas Kelas II A Serang Digeledah; Ditemukan Logam, Sajam dan Pemantik Api

Published

on

Petugas Lapas Kelas II A Serang saat melakukan sidang disalah satu ruanga tahanan narkoba di Lapas Kelas IIA Serang. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – Dalam rangka mencegah adanya gangguan keamanan dan ketertiban serta berantas peredaran gelap narkoba, Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Kelas IIA Serang menggelar kegiatan sidak insidentil pada Blok Hunian Warga, Senin, 13 Desember 2021.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Adm Kamtib, Mistam dan Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Raja Muhammad Ismael serta diikuti oleh Tim SATOPS PATNAL dan Jajaran Petugas Pengamanan Lapas Kelas IIA Serang.

Sebelum melakukan razia yang sifatnya insidentil ini, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas atau KPLP, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah memberikan pengarahan kepada petugas agar melakukan tugas sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). 

BACA :  Besok, Ikatan Jurnalis TV Banten Gelar Musda

“Kepada seluruh petugas laksanakan tugas sesuai dengan Standar Operasional Prosedur serta penuh tanggung jawab dan juga tidak lupa untuk tetap sopan kepada Warga Binaan,” ujar Kepala KPLP, Raja Muhammad Ismael N kepada awak media.

Dalam sidak tersebut, Petugas tidak menemukan adanya narkoba dan handphone, namun berhasil mengamankan beberapa barang terlarang yang beredar di dalam Lapas seperti Senjata Tajam, Peralatan Makan yang terbuat dari logam, korek gas dan lain sebagainya.

Di tempat terpisah, Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Heri Kusrita menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dalam rangka deteksi dini gangguan kamtib sesuai dengan 3 kunci pemasyarakatan maju.

“Kegiatan ini adalah upaya bersama dalam melakukan deteksi dini untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban dalam Lapas. Dan hal ini tentu saja harus dilakukan secara berkesinambungan,baik secara rutin maupun insidentil, guna mewaspadai penyelundupan barang-barang terlarang seperti handphone dan narkoba serta benda-benda yang penggunaannya dilarang di dalam Lapas/Rutan,” pungkasnya.

BACA :  dr. Archi Cherrya Oktiandini Dikebumikan di Pandeglang

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler