Connect with us

Advertorial

DPMPTSP Terus Genjot Investasi Kabupaten Serang di Masa Pandemi

Published

on

DPMPTSP Kabupaten Serang

Serang – Di masa pandemi COVID-19 Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau DPMPTSP Kabupaten Serang terus menggenjot Investasi meski berdasarkan RPJMD setiap tahun dinaikan tiga persen dan selalu tercapai.

Diketahui bahwa geliat investasi di Kabupaten Serang setiap tahun selalu meningkat. Bahkan untuk kawasan saja dipastikan selalu ada perkembangan. Sebab ada beberapa wilayah yang memiliki potensi seperti di wilayah Serang Timur untuk dijadikan kawasan.

Kepala Dinas DBMPTSP Kabupaten Serang Syamsuddin mengatakan, bahwa di masa pandemi COVID-19 pelayanan investasi di permudah dengan pola online memakai barcode. Hal ini juga dilakukan guna bupaya pemerintah untuk menghindari pertemuan antara yang mengurus izin dan yang mengeluarkan izin.

“Semangat yang didengungkan pemerintah pusat bahwa dengan perubahan pola sistem perizinan itu pelayanan dipersingkat, Sekarang polanya online jadi semua diproses diawal di OPD teknis kemudian ending akhir dilegalisasi di perizinan,” ujarnya kepada BantenHits.com di kantor, Sabtu 26 Febuari 2022.

BACA :  Tenaga Ahli Menteri: Girik Bisa Bayar Pajak, Tapi Bukan Bukti Kepemilikan

Ia menjelaskan, bahwa jika dari OPD teknis sudah selesai maka perizinan tersebut langsung diupload oleh DPMPTSP. Waktu yang diperlukan untuk mengurus perizinan secara online tersebut bergantung dengan OPD teknis.

“Sekarang kalau tidak memenuhi syarat langsung ditolak. Jadi di OSS nolak. Kan proses perizinan tetap seperti itu, sekarang proses awal dilihat bagaimana aspek penataan ruangnya memungkinkan tidak, kalau sudah memungkin unsurnya langsung ke BPN terus balik ke tata ruang dirapatkan persetujuan, begitu oke upload ke OSS langsung satelit selesai. Tandangan barcode semua,” jelasnya.

“Kalau transaksi tidak ada karena kewajiban pada negaranya dibayarkan BPN kalau izin lokasi jadi semua sudah diprose secara online,” sambungnya.

Ia mengungkapkan tidak ada yang kesulitan mengakses OSS, dalam hal ini semua perusahaan mendapat password dan username. Sehingga ketika ingin dibantu prosesn perizinannya password tersebut harus disampaikan kepada DPMPTSP.

BACA :  Pasutri yang Bunuh Anak Perempuan Bawa Mayat di Atas Motor dari Tanah Abang ke Cijaku

Kemudian kata dia di wilayah yang terlewati tol Serang-Panimbang sudah memiliki dampak dengan adanya penguasaan lahan menjadi industri dan banyak investor yang masuk adalah modal dalam negeri.

“Sekarang ada pengajuan yang tadinya dari rencana cetakan sawah dalam RTRW itu dengan adanya tol Serang-Panimbang sudah berubah jadi Industri, permohonan pengajuannya sudah masuk,” ucapnya.

Adanya pandemi COVID-19 telah membuat perubahan signifikan dalam hal investasi. Dimana biasanya capaian investasi penanaman modal asing atau PMA selalu lebih tinggi namun selama tiga tahun terakhir penanaman modal dalam negeri atau PMDN lebih besar persentase nya dari tahun sebelumnya.

“PMDN selama dua tahun terakhir ada perkembangan positif pada triwulan dua PMDN masih diatas PMA akan tetapi setelah triwulan ke tiga kalah dengan PMA. Naiknya investasi PMDN karena ada percepatan usaha mikro, kalau versi mikro lebih maka sosialisasi Diskoumperindag dinilai berhasil, sehingga diakui sangat berdampak positif pada tren investasi PMDN,” katanya. 

BACA :  Lantang! Politisi Gerindra Nilai PSBB Kabupaten Serang Hanya Menghambat Usaha Masyarakat

Ia berharap ekonomi mikro tidak pernah mati sebab ekonomi mikro adalah roh nya perekonomian. Sehingga izin untuk usaha mikro selalu dipermudah sebagai upaya mendongkrak investasi PMDN.

“Usaha mikro tidak ada syarat yang susah,” ucapnya.

Untuk usaha mikro saat ini kebanyakan dibidang jasa, ada juga berupa kerjainan sepatu, dan produksi skala kecil yang dapat memberdayakan masyarakat lokal. Selama ini para pelaku usaha mikro pun sudah paham untuk mengurus perizinan.

“Sudah paham semua, kalau PMDN masih kurang juga diproses kalau sudah jadi bawa syaratnya,” pungkasnya.(ADVERTORIAL)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler