Connect with us

Berita Terbaru

Jangan Ditiru! Jiwa Pemuda Kok Rapuh sampai Harus Akhiri Hidup Pakai Cara Gini

Published

on

Ilustrasi Mayat

Seorang pemuda di Kelurahan Peninggilan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang nekat gantung diri. Foto ilustrasi: okezone.com.

Tangerang – Peristiwa Kelurahan Paninggilan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang ini diharapkan jadi pelajaran berharga bagi siapa pun, terlebih anak muda.

Penting untuk dicamkan, seberat apa pun masalah, yakinlah ada kemudahan yang selalu menyertainya!

Inilah mungkin yang luput dari ingatan VM (26) yang nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di dalam rumah kontrakan di RT 01 RW 01 Kelurahan Paninggilan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang pada Sabtu siang, 13 Maret 2022.

Dikutip BantenHits.com dari Kompas.com,
Kapolsek Ciledug, Kompol Poltar L Gaol menjelaskan, korban ditemukan tak bernyawa di dalam rumah kontrakan milik Sarbini itu sekitar pukul 11.10 WIB.

BACA :  Komisi X DPR RI Kunjungi Kabupaten Tangerang Pantau Program Pendidikan di Masa Pandemi COVID-19

Korban pertama kali ditemukan oleh orangtuanya, S, yang saat itu ingin masuk ke rumah usai bepergian.

“S membuka pintu rumah kontrakan korban dan didapat korban sudah gantung diri,” ujar Poltar dalam keterangannya, Sabtu.

S yang saat itu melihat putranya tewas dalam kondisi mengenaskan terkejut. Dia kemudian menurunkan jasad korban dengan memutus kain yang menjadi alat bunuh diri.

“Orangtua menurunkannya dengan menggunting kain tersebut lalu di letakkan di tempat tidur,” kata Poltar.

Polltar mengatakan, belum diketahui penyebab korban bunuh diri. Saat ini penyidik masih mendalami motif korban hingga nekat mengakhiri hidupnya.

“Motif bunuh diri sampai sekarang belum diketahui dan kasusnya ditangani Polsek Ciledug,” kata Poltar.

BACA :  Sambut HUT ke-23, Pemkot Tangerang Bersih-bersih Masjid

Editor: Fariz Abdullah



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler