Connect with us

Berita Terbaru

Terjadi Subuh, 3.000 Ikan Mujair Mendadak Raib di Kampung Pasauran Serang

Published

on

3.000 ikan mujair mendadak raib di Kampung Pasauran, RT/RW 07/03, Desa Umbul Tanjung, Kabupaten Serang gara-gara luapan Sungai Cilencang, Sabtu, 19 Maret 2022.(BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – 3.000 ikan mujair mendadak raib dari kolam salah seorang warga di Kampung Pasauran, RT/RW 07/03, Desa Umbul Tanjung, Kabupaten Serang, Sabtu dini hari, 19 Maret 2022 sekitar pukul 00.30 WIB.

Tak hanya 3.000 ikan mujair yang raib, kima unit perahu milik warga mengalami rusak berat dan delapan lainnya rusak ringan.

Anggota Pusdalops BPBD Kabupaten Serang Jhonny E Wangga mengatakan, peristiwa tersebut terjadi setelah Sungai Cilencang Pasauran meluap setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Serang.

BACA :  Usai UN, Siswa di Tangsel Kumpulkan Seragam untuk Disumbangkan

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun sebanyak delapan unit perahu milik warga mengalami rusak ringan dan lima rusak berat. (Kemudian) 500 meter kebun timun tergenang dan 3.000 lebih ikan mujaer hilang terbawa banjir,” kata Jhony melalui sambungan telepon, Sabtu, 19 Maret 2022.

“Masih aman tadi tim yang nyampai lokasi sudah aman dan kondusif terus ada yang masih ngurusin perahu,” sambungnya.

Jhoni menambahkan, luapan Kali Cilencang Pasauran juga merendam pemukiman warga, sehingga mengakibatkan 16 rumah, satu pondok Pesantren Al-Mubtadiin terendam banjir setinggi lutut orang dewasa.

“Luapan Sungai Cilencang perkirakan mulai naik pada pukul 04.00 WIB. Tinggi variatif karena airnya langsung dateng gede,” ujarnya.

BACA :  Atasi Sampah, Pemkab Pandeglang Diminta Tumbuhkan Kesadaran Warga

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler