Connect with us

Berita Terbaru

Gara-gara Headset Emak-emak Warga Lingkungan Cicerat Tewas Terserempet

Published

on

Motor milik emak-emak warga lingkungan Cicerat, Cibeber, Kota Cilegon yang tewas tersempet di Jalan Raya Serang-Cilegon.(Istimewa)

Serang – Seorang emak-emak warga Lingkungan Cicerat, Kelurahan Karangasem, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, meregang nyawa di Jalan Raya Serang-Cilegon, tepatnya di Kampung Serdang, Desa Serdang, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Senin, 26 September 2022 sekira pukul 04.00 WIB.

Ibu rumah tangga berinisial LY (40) ini tewas setelah motor Yamaha Mio M3 Nopol A 2652 WF yang ditumpanginya diserempet motor lainnya. Korban diduga menggunakan headset saat berkendaraan sehingga tak berkonsentrasi ketika hendak berpindah jalur.

Kasat Lantas Polresta Serang Kota Kompol Tri Wilarno, korban tewas seketika di lokasi dengan kondisi luka memar di kepala belakang, lecet pada kedua kaki, dan telingan mengeluarkan darah.

BACA :  500 Warga Pandeglang Berebut Kursi Kades di 207 Desa

Menurut Tri, peristiwa bermula ketika korban dengan sepeda Yamaha Mio M3 melaju dari arah Serang menuju Cilegon. Saat di lokasi kejadian korban hendak berpindah jalur ke kiri. Namun, diduga kurang konsentrasi karena berkendara menggunakan headset korban tak memerhatikan kendaraan di belakangnya.

“Pada saat bersamaan dari arah yang sama atau belakang berjalan motor yang tidak diketahui identitasnya sehingga terjadi serempetan menyebabkan korban terjatuh dan motor yang menyerempet kabur ke arah Cilegon,” jelasnya.

Petugas Unit Laka Satlantas Polres Serang, lanjut Tri, telah melakukan pemeriksaan dan penyelidikan di lokasi dan membawa korban ke RSUD Dr Drajat Prawiranegara. Kemudian kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan di Kantor Unit Gakkum Satlantas Polresta Serang Kota untuk proses penyelidikan.

BACA :  Bupati Tangerang Minta Dukungan DPRD soal Pembatasan Operasional Angkutan Barang

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar saat mengemudikan kendaraan di jalan tetap waspada dan berhati-hati serta selalu konsentrasi agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal,” imbau Tri.

Tri juga meminta agar pengendara disiplin dan mematuhi peraturan lalu lintas saat berkendara dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

“Utamakan Keselamatan karena keluarga menanti di rumah,” tutupnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler