Kades di Cilograng Lebak Diduga Zinahi Istri Orang; Kabur saat Digerebek di Villa, Mobil Dinas dan KTP Tertinggal

Date:

Kades di Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak diduga zinahi istri orang. Dia kabur saat digerebek di villa oleh suami yang istrinya diduga dizinahi sang kades. Kades tersebut meninggalkan mobil dinas dan KTP di lokasi. FOTO ILUSTRASI: Petugas kepolisian saat mengamankan pasangan mesum di salah satu kamar hotel di Kota Serang.(Dok. BantenHits.com)

Berita Lebak – Seorang kepala desa di Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten berinisial Y alias J, terseret kasus dugaan perzinahan dengan E, istri sah warga Desa Cikatomas, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten berinisial A.

Kasus dugaan perzinahan tersebut telah dilaporkan A ke Sat Reskrim Polres Sukabumi, Sabtu, 8 Juli 2023.

Kasatreskrim Polres Sukabumi, AKP Dian Pornomo membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan terkait dugaan tindak pidana perzinahan yang dilakukan oleh seorang oknum Kades di Kabupaten Lebak, Banten ini.

“Iya, dugaan tindak pidana perzinahan. Masih penyelidikan,” kata Dian dilansir sukabumiupdate.com, jaringan Suara.com.

Dugaan perzinahan tersebut terkuak setelah A bersama kerabatnya menggerebek sebuah villa di Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat dini hari, 7 Juli 2023.

Dalam penggerebekan itu, suami dan kerabatnya mendapati sang istri ada di dalam villa. Sementara Kades Y alias J yang diduga bersama sang istri kabur. Namun, di dalam villa ditemukan mobil dinas siaga desa berplat merah dengan nomor polisi A 9917 O.

Selain mobil, di dalam kamar villa ditemukan tas kecil berisi dompet yang di dalamnya terdapat KTP dan SIM atas nama Kades Y. Ditemukan juga alat kontrasepsi, tisu magic, dan sejumlah obat-obatan.

Keluar Rumah Pakai Daster

A mengaku sudah sejak lama mencurigai istrinya E, berselingkuh dengan oknum Kades tersebut. Menurutnya, kedekatan E dan Y terendus sejak Januari 2023.

Saat itu, A melihat pesan singkat di handphone istrinya E dengan kepala desa. Percakapan dalam pesan singkat itu berisi kalimat tidak senonoh. Bahkan, E mengaku pernah jalan berdua dengan Y.

“Kecurigaannya karena ada bukti chating, antara istri (E) dengan oknum (kepala desa Y) tersebut. Di situ saya panggil kepala desanya dan mengakui pernah jalan semobil juga. Di situ saya ingatkan agar tidak diulangin lagi,” kata A kepada awak media di Mapolres Sukabumi.

Tak lama, lanjut A, perselingkuhan E dan Y terulang kembali dengan berbagai bukti yang memperkuat pelaporannya ke kepolisian. Diperparah bukti nyata istrinya bersama oknum kepala desa tersebut menginap di sebuah vila, Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Akhirnya A menggerebek keduanya, E dan Y pada Jumat dini hari.

“Saya dapat info dari temen, kalo gak salah liat istri kamu keluar tuh? Saya tanya, rapih gak?. Engga, pake daster tapi pake helm. Di situ sudah feeling (merasa). Oh ini perjalanan jauh,” ujar A menceritakan kembali kronologi penggerebekan tersebut.

Berbekal informasi itu, A kemudian melakukan penelusuran hingga ke kawasan Cilograng.

Saat A berdiri di pinggir jalan, betul saja, si istri melintas membawa motor PCX ke arah Cisolok Sukabumi. Akhirnya dia mulai mengikuti istrinya. Sayangnya, di tengah perjalanan, ia kehilangan jejak.

“Kehilangan jejak, nggak tahu ke mana. Saya berhenti di Terminal Cisolok yang mau ke Cipanas. Feeling saya benar-benar tajam. Saya bilang ini pasti gak jauh. Setelah itu saya tanya ojek, ada penginapan yang dekat dekat sini gak. Katanya ada sebuah vila, akhirnya dianter lah saya ke sana,” tutur dia.

Sesampainya di vila tersebut, benar saja, A menemukan motor yang dikendarai istrinya beserta sebuah kendaraan berplat merah bernomor polisi A 9917 O yang dicurigai dikendarai oleh lelaki idaman lain si istri.

“Hati saya entah kenapa mengatakan istri saya ada di situ. Situasi yang pertama saya lihat, saya tahu persis mobil siaga desa itu tahu persis. Dari kejauhan saja sudah terlihat, hati saya bilang berengsek ini orang,” ungkap A.

Dari situ, A langsung merangsek bersama beberapa kerabatnya ke salah satu kamar vila yang dicurigai dihuni oleh istrinya dan pasangan selingkuhannya.

Sebelum digerebek, dia menggedor pintu namun tidak dibuka. Akhirnya A terpaksa mendobrak kaca dan menemukan sang istri di dalam kamar. Namun oknum kepala desa Y sudah melarikan diri.

“Y melarikan diri karena kita gedor gedor pintu tapi gak mau buka tapi dari luar kedengeran kaya orang grasak grusuk gitu. Saya sudah curiga, yang bersama istri saya itu si kades. Ketika sudah masuk ke dalam, saya menemukan sejumlah bukti,” ujar A.

Ditanya soal ciri ciri oknum kades berinisial Y itu, AK memastikan bahwa benar pria yang melakukan perselingkuhan dengan istrinya itu oknum kepala desa di Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

“Jelas karena pertama mobil siaga desa ditinggal. Kedua tas kecil isinya dompet itu ada KTP, SIM atas nama dia (kades Y). Terus stempel desa. Selain itu ada banyak obat-obatan, alat kontrasepsi, dan tisu magic di dalam kamar,” tutur dia.

Sumber : sukabumiupdate.com.

 

Terpopuler

Share post:

spot_img

Berita Lainnya
Related

Krisis Uyghur, Pemerintah Tiongkok Diduga Kuat Sembunyikan Kebenaran dan Mempersulit Pemantauan Internasional

Berita Banten - Pemerintah Tiongkok diduga kuat menyembunyikan kebenaran...

Yuk, Belanja di Pasar Raya Plaza Shinta! Semua Kebutuhan Harian Lengkap Tersedia

Berita Tangerang - Bagi Anda yang ingin bernostalgia dengan...

Interior Bagian Pintu Kijang Innova Dimodifikasi untuk Simpan 30 Kilogram Sabu dari Pekan Baru

Berita Cilegon - Interior bagian pintu Kijang Innova dimodifikasi...