Connect with us

METROPOLITAN

Museum Multatuli Alternatif Tempat Ngabuburit

Published

on

Museum Multatuli

Bulan puasa, Museum Multatuli menjadi alternatif tempat ngabuburit. (Foto: Fariz Abdullah/Banten Hits)

Lebak – Saat sore hari di bulan Ramadan, sejumlah tempat ramai dikunjungi masyarakat. Ya, tujuannya tentu saja untuk menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit.

Di Kabupaten Lebak, selain alun-alun, tempat lainnya di Rangkasbitung yang juga menjadi alternatif masyarakat untuk ngabuburit adalah Museum Multatuli. Museum Multatuli diresmikan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dan Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid pada 11 Februari 2018.

Salah satunya Fatmawati (35). Warga Kecamatan Bayah yang kebetulan sedang berada di Rangkasbitung ini sengaja ke Museum Multatuli sambi menunggu waktu berbuka. Apalagi, banyak pengetahuan sejarah yang didapat.

“Sama keluarga. Ngabuburit sekalian nambah ilmu pengetahuan juga,” katanya, Kamis (17/5/2018).

Di museum ini, selain berkeling pengunjung juga berfoto dengan replika patung, di antaranya patung Max Havelaar dan Saidjah-Adinda.

“Anak-anak bisa tahu kondisi Kabupaten Lebak pada masa kolonial,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lebak Wawan Ruswandi dalam surat edaran yang diposting akun Instagram museummultatulilebak menyebut, ada perubahan jam operasional saat bulan Ramadan.

“Untuk hari Selasa hingga Kamis, Museum Multatuli dibuka dari pukul 09.00 – 15.00 WIB, Jumat 09.00-15.30 WIB dan Sabtu-Minggu pukul 09.00-15.00 WIB. sedangkan Senin atau libur nasional lainnya tutup.(Nda)

Trending