Connect with us

METROPOLITAN

Pipa Gas yang Bocor di Perairan Bojonegara Milik Perusahaan Cina

Published

on

Ilustasi Pipa Bawah Laut

Pipa gas bawah laut milik perusahaan cina di Perairan Bojonegara, Kabupaten Serang bocor. (Foto: Ilustrasi/Portonews.com)

Cilegon – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) menyebut, pipa gas bawah laut yang mengalami kebocoran di Perairan Bojonegara adalah milik China National Offshore Oil Corporation (CNOOC).

“Ya, pihak CNOOC memastikan bahwa itu pipa gas milik mereka,” kata Staf Operasional dan Maintanance Jaringan PT PGN Bojonegara Syafrian Akbar saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon, Senin (9/7/2018).

BACA JUGA: Pipa Gas di Perairan Bojonegara Bocor

Syafrian memastikan, kebocoran pipa gas tersebut tidak mempengaruhi pipa gas milik PGN. Semburan air di permukaan laut akibat kebocoran gas juga mulai berkurang.

“Jarak antara pipa gas milik CNOOC dengan pipa bawah laut milik PGN sekitar 8 kilometer, sehingga dipastikan pipa PGN aman. Kita sedang patroli dan semuanya aman, dan posisi pipa PGN beda alurnya dengan pipa milik CNOOC,” jelasnya.
Dikutip dari wikipedia.org, China National Offshore Oil Corporation merupakan perusahaan minyak dan gas bumi (migas) terbesar ketiga di Republik Rakyat Tiongkok setelah CNPC dan Sinopec.

Di Indonesia, BUMN tersebut hadir dengan nama CNOOC Southeast Sumatra Ltd sebagai salah satu perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang ditunjuk BPMIGAS untuk melakukan proses pengeboran minyak dan gas bumi di lepas pantai laut Jawa.(Nda)

Trending