Connect with us

OLAHRAGA

Tuding Banyak Kecurangan di Porprov V Banten 2018, KONI Pandeglang Gugat Panpel dan KONI Banten

Published

on

Ketua Bidang Organisasi pada KONI Pandeglang Ahmad Jubaedi

Ketua Bidang Organisasi pada KONI Pandeglang Ahmad Jubaedi. (BantenHits.com/ Engkos Kosasih)

Pandeglang – Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI Kabupaten Pandeglang, menyebut banyak kecurangan terjadi pada saat pelaksanaan Porprov V Banten 2018 yang digelar di Kabupaten Tangerang.

Ketua Bidang Organisasi pada KONI Pandeglang Ahmad Jubaedi menyebutkan, salah satu kecurangan itu di antaranya menggunakan atlet yang berasal dari luar Banten. Padahal, di dalam aturannya sudah jelas semua atlet harus berdomisili orang Banten.

BACA JUGA: Capaian Pada Porprov V Banten Meleset Jauh, Irna Mengaku Kecewa

Menurut Ahmad Jubaedi, indikasi kecurangan dilakukan kontingen tuan rumah. Dugaan tersebut terendus setelah pelaksanaan Porprov V Banten. Yang paling disesalkan, tidak ada cek fisik administrasi atlet.

“Kalau kecurangan sudah jelas, bukan kita aja yang merasa dirugikan, tapi 7 kabupaten/kota merasa dirugikan oleh tuan rumah,” kata pria yang kerap disapa Bedi, kepada BantenHits.com, Senin, 19 November 2018.

Gugat Panpel dan KONI Banten

Berdasarkan indikasi kecurangan yang telah dikantonginya, Bedi melanjutkan, pihaknya akan melayangkan gugatan kepada Panitia Pelaksana Porprov V Bante 2018 dan KONI Banten. Gugatan dilakukan karena ia tidak ingin ada kepentingan daerah di Porprov Banten. Pasalnya, hasil Porprov ini untuk memperkuat PON Banten.

“Gugatan semua dilakukan agar tidak ada kepentingan daerah,” ujarnya.

Sementara Kepala Dispora Pandeglang Cecep Juanda mendukung gugatan dari KONI Pandeglang supaya tidak terulang lagi kecurangan serupa di tahun 2019 nanti.

“Bagus agar tidak terulang,” singkatnya.

Belum ada klarifikasi dari Panpel Porprov V Banten maupun KONI Banten terkait rencana gugatan dan tudingan kecurangan yang terjadi pada pelaksanaan Porprov V Banten 2018. BantenHits.com masih mengupayakan konfirmasi dari pihak-pihak terkait.

Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov V Banten yang digelar di Kabupaten Tangerang telah resmi ditutup, Minggu, 11 November 2018. Kabupaten Tangerang berhasil menjadi juara umum dalam pesta olahraga empat tahunan ini.

Dalam acara penutupan tersebut diberikan juga secara simbolis bendera Porprov Banten dari Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar sebagai tuan rumah kepada Ketua KONI Banten Brigjen Pol. (Purnawirawan) Rumiah, untuk selanjutnya diserahkan Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin sebagai tuan rumah Porprov Banten VI tahun 2022 mendatang.

BACA JUGA: Porprov V Banten 2018 Resmi Ditutup; Kabupaten Tangerang Juara Umum, Kota Tangerang Tuan Rumah Sambut Porprov Banten 2022

Kabupaten Tangerang berhasil menjadi juara umum setelah mengantongi 219 medali emas, 191 medali perak, dan 148 medali perunggu. Perolehan medali emas Kabupaten Tangerang dua kali lipat perolehan medali emas Kota Tangerang yang berhasil menjadi runner up.

Kota Tangerang pada posisi kedua berhasil mengoleksi 109 medali emas, 93 perak, dan 149 perunggu. Sementara di posisi ketiga ada Kota Serang dengan raihan 98 medali emas, 93 medali perak, dan 116 medali perunggu.

Pada posisi 4 sampai 8 secara berturut dihuni Kota Tangerang Selatan dengan perolehan 76 emas, 78 perak, dan 127 perunggu; Kota Cilegon dengan 65 emas, 82 perak, dan 117 perunggu; Kabupaten Serang dengan 43 emas, 62 perak, dan 123 perunggu; Kabupaten Lebak 38 emas, 43 perak, dan 86 perunggu; serta Kabupaten Pandeglang 19 emas, 22 perak, dan 48 perunggu. (Rus)

Trending