Connect with us

METROPOLITAN

Tiga Bulan Mahasiswi Kabur dari Rumah

Published

on

Tangerang, Banten Hits.com – Orang tua mana yang tidak kalang kabut, jika anak perawannya tidak berada di rumah. Apalagi kepergian sang anak tanpa izin orang tua. Ironisnya lagi hingga berbulan-bulan, si anak tidak diketahui keberadaannya.

Sinta Kusmoyowati Santosa (23), putri pertama pasangan Teguh Santosa dan Wati, warga Kampung Bulak Entin RT 02 / 06, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, sudah tiga bulan meninggalkan rumah. Sinta juga diketahui sebagai Mahasiswi semester II, jurusan PGSD, Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT).

Tangerang, Banten Hits.com – Orang tua mana yang tidak kalang kabut, jika anak perawannya tidak berada di rumah. Apalagi kepergian sang anak tanpa izin orang tua. Ironisnya lagi hingga berbulan-bulan, si anak tidak diketahui keberadaannya.

Sinta Kusmoyowati Santosa (23), putri pertama pasangan Teguh Santosa dan Wati, warga Kampung Bulak Entin RT 02 / 06, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, sudah tiga bulan meninggalkan rumah. Sinta juga diketahui sebagai Mahasiswi semester II, jurusan PGSD, Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT).

BACA :  Alfamart Gandeng UNICEF Atasi Malaria

Teguh Santosa, orang tua korban menceritakan anaknya pergi dari rumah sekitar bulan Januari 2013. Saat itu sang anak berpamitan pergi ke laundry untuk mencuci bed cover  (seprei-red) di sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Cikokol, Kota Tangerang. Sinta pergi sendiri dengan menggunakan sepeda motor miliknya.

Tanpa diperkirakan sebelumnya, Sinta mengirim pesan (SMS-red) kepada orang tuanya dan mengatakan akan pergi untuk menemui temannya yang baru saja pulang dari Amerika. Namun dalam isi pesannya, Sinta tidak menyebutkan siapa nama teman dan dimana tempat bertemunya. Sinta juga bilang bahwa motor miliknya di tinggal di parkiran pusat perbelanjaan.

“Karena sangsi, saya akhirnya menyuruh anak buah untuk mengecek motor yang katanya ditaruh di parkiran mal. Ternyata benar kalau motornya memang ada. Sejak saat itu, ia tidak pernah pulang ke rumah lagi,” tutur Teguh Santosa saat dihubungi Banten Hits.com, Minggu (10/03/2013).

BACA :  Dear Para Karyawan, Pemkab Lebak Siapkan Bus Gratis Angkut Penumpang dari Stasiun Rangkasbitung ke Tigaraksa

Perginya Sinta dari rumah membuat orang tua dan keluarganya sangat terpukul. Apalagi selama ini, ia diketahui sebagai anak baik dan tidak pernah memiliki masalah. “Dia itu (Sinta-red) kalau lagi dirumah gak kemana-mana. Biasa-biasa saja,” ujar Teguh.

Semenjak tidak pernah kembali lagi ke rumah, orang tua dan keluarga sudah mencari kemana-mana, tetapi Sinta belum juga ditemukan. “Saya bahkan pernah satu hari satu malam nongkrongin di kampus tempatnya kuliah. Kali-kali aja dia ada di kampus, tetap saja, Sinta tidak ada,” ucapnya.

Sinta diketahui sebagai mahasiswi semester II Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT). Di kampus itu, Sinta mengambil jurusan PGSD. Setelah pergi dari rumah, Sinta juga dikabarkan sudah tidak pernah masuk kuliah.

BACA :  Deputi VII dan Bupati Lebak Lakukan Peletakan Batu Pertama Gerbang Baduy

“Teman-temannya juga sempat ke rumah dan menanyakan. Tapi saya tidak bisa beri tahu alasanya, karena kita juga memang tidak tahu dimana sekarang dia berada,” ujar Teguh lagi.

Lebih jauh Teguh mengatakan belum melaporkan kasus kehilangan putrinya itu kepada polisi. Alasannya karena menganggap anaknya sudah dewasa. Apalagi, ia mengaku Sinta pernah telepon kepada orang tuanya dan meminta uang untuk bisa pulang ke rumah.

“Saya bahkan sudah transfer uang yang dimintanya sebesar 2,5 juta. Katanya buat ongkos pulang. Tapi setelah itu, nomor HP-nya tidak bisa dihubungi lagi. Padahal saya cuma ingin tahu dimana dia berada dan bagaimana kondisinya,” pungkas Teguh.    

Kini, Teguh dan keluarganya hanya bisa berharap, putrinya Sinta bisa kembali pulang ke rumah dalam kondisi selamat. (Soed)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler