Connect with us

METROPOLITAN

Daun Ganja 18 Kg Disita dari Bandar

Published

on

Tangerang,Banten Hits.com – Daun ganja kering siap edar sebanyak 18 kg, berhasil disita Polsek Batu Ceper, Kota Tangerang dari Fahrudin (27), seorang pria yang diduga sebagai pengedar.

Fahrudin berhasil diciduk di rumah kontrakannya di Kelurahan Poris Gaga, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang.

Menurut kapolsek Batu ceper AKP Krismi, penangkapan terhadap Fahrudin ini bermula dari dari dua linting ganja yang dimiliki salah satu tersangka yang sudah tertangkap beberapa waktu lalu.

Tangerang,Banten Hits.com – Daun ganja kering siap edar sebanyak 18 kg, berhasil disita Polsek Batu Ceper, Kota Tangerang dari Fahrudin (27), seorang pria yang diduga sebagai pengedar.

Fahrudin berhasil diciduk di rumah kontrakannya di Kelurahan Poris Gaga, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang.

Menurut kapolsek Batu ceper AKP Krismi, penangkapan terhadap Fahrudin ini bermula dari dari dua linting ganja yang dimiliki salah satu tersangka yang sudah tertangkap beberapa waktu lalu.

Dari dua linting ganja inilah, petugas kemudian mengembangkan kasusnya. “Kami pancing dengan menyamar sebagai pembeli,” kata Krismi.

Saat tersangka menyanggupi pesanan ganja dari petugas yang menyamar, petugas langsung melakukan penangkapan dan menggeledah rumah kontrakan tersangka. Di rumah kontrakan inilah, petugas berhasil menemukan ganja seberat 18 kg.

“Menurt pengakuan tersangka, barang tersebut (ganja) didapat dari salah satu temannya bernama Guntur yang sudah tertangkap lebih dulu dengan kasus yang sama. Saat ini, Guntur sendiri mendekam di LP pemuda Tangerang,” jelas Krismi.

Dikatakan Krismi, setelah rekannya tertangkap, Fahrudin sendiri kemudian mengambil barang untuk dia edarkan sendiri darik Pondok Gede, Jakarta.

Lebih lanjut, Krismi menambahkan, tersangka berikut barang bukti kini diamankan di Polsek Batu Ceper, untuk pengembangan lebih lanjut.

“Tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (1) Undang -undang No. 35 tahun 2009  tentang Narkotika golongan satu. Ancaman hukumannya kurungan maksimal 20 tahun penjara,” tegas Krismi.(Rus)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 − 1 =

Trending