Connect with us

METROPOLITAN

Bursa Caleg Gerindra Kisruh, Kader Serbu Kantor DPC

Published

on

Banten Hits.com – Bursa pencalegan partai politik peserta Pemilu 2014 mulai kisruh. Para bakal calon yang akan maju untuk menjadi anggota dewan mulai kasak kusuk, apalagi menyusul diumumkannya  Daftar Calon Tetap (DCT) pada Agustus mendatang.

Namun, sebelum DCT itu diumumkan, sudah banyak persoalan krusial yang dialami parpol masing-masing. Salah satunya seperti yang dialami Partai Gerindra Kota Tangerang.

Banten Hits.com – Bursa pencalegan partai politik peserta Pemilu 2014 mulai kisruh. Para bakal calon yang akan maju untuk menjadi anggota dewan mulai kasak kusuk, apalagi menyusul diumumkannya  Daftar Calon Tetap (DCT) pada Agustus mendatang.

Namun, sebelum DCT itu diumumkan, sudah banyak persoalan krusial yang dialami parpol masing-masing. Salah satunya seperti yang dialami Partai Gerindra Kota Tangerang.

BACA :  Orangtua Siswa di Tangsel Keluhkan PPDB Online

Senin (29/04/2013), gara-gara tidak puas dengan hasil keputusan pengurus tentang formasi balon yang diajukan partai besutan Prabowo Subianto itu, puluhan kader yang berasal dari Gerakan Rakyat Dukung (Gardu) Prabowo, organisasi sayap Partai Gerindra, malah berbuat onar dengan menyerbu kantor partainya sendiri, DPC Gerindra Kota Tangerang, di Jalan Benteng Betawi, Kota Tangerang.

Mereka menyerbu kantor DPC Gerindra Kota Tangerang, untuk meminta penjelasan terkait penjaringan bakal calon legislatif untuk Pemilu 2014. Pasalnya dari 89 bakal caleg yang diajukan, cuma 50 yang diterima. Sedangkan yang 39 bacaleg dicoret dan terancam gigit jari tidak masuk dalam DCT.

Para kader Gardu Prabowo yang mengamuk di kantor partainya sendiri itu dikomandoi oleh Wahyu Amarullah, Ketua Gardu Prabowo dari dapil 4, Muhammad Nurhakim dapil 5, dan  Iwan Kurniawan dari Dapil 1.

BACA :  Dewan Desak Disperindag Lebak Tingkatkan Pengawasan Makanan

Mereka yang menyerbu lantas ditemui Ketua DPC Gerindra Kota Tangerang, Nurhadi dan Bendahara Imam Buchori.
Awalnya, dalam pertemuan itu berlangsung tertib. Namun berubah menjadi kisruh karena mereka menganggap jawaban yang disampaikan para pengurus partai tidak memuaskan.

Massa yang kecewa lantas mengamuk, dengan memukul meja di dalam ruangan. Tak hanya itu, salah satu kader bahkan menendang dinding ruang rapat kantor yang terbuat dari triplek sehingga jebol.

Belum puas, mereka juga bahkan sempat melempari “kotoran” manusia ke meja ruang pertemuan di dalam meja ketua DPC Partai Gerindra Kota Tangerang.

Wahyu Amrullah, salah satu bacaleg yang juga ketua Gardu di dapil 4 menganggap, proses pencalegan yang dilakukan partainya tidak transpran dan bahkan diduga banyak terjadi permainan, sehingga banyak bacaleg yang namanya dicoret.

BACA :  Pastikan Kondusif, Kapolda dan Bupati Tangerang Pantau Langsung Pilkades Serentak

“Seharusnya Ketua DPC lebih memilih orang orang lama yang sudah mengabdi di sayap Gerindra, bukannya orang baru,” ungkapnya.

Para kader partai Gerindra Kota Tangerang itu mengancam akan kembali menyerbu kantornya dengan massa yang lebih banyak, jika dalam waktu 1×24 jam tuntutan mereka tidak dikabulkan pihak pengurus partai.

Sementara itu, Ketua DPC Gerindra Kota Tangerang, Nurhadi mengaku jika proses penentuan bacaleg sudah sesuai prosedur. Dirinya mengaku telah melakukan proses penjaringan dari tingkat DPC hingga DPD dan telah menghasilkan nama-nama yang sudah diajukan ke KPU Kota Tangerang. (Taufik Saleh)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler