Connect with us

METROPOLITAN

Kades Mursan Bantah Terlibat Meski Tahu Banyak

Published

on

Banten Hits.com– Kepala Desa Lebak Wangi Mursan Saeli membantah keterlibatan dirinya dalam industri rumahan pembuat kuali yang dikelola oleh Juki Irawan, yang tak lain adalah kakak iparnya. Meski membantah keterlibatannya dalam usaha itu, namun Kades Mursan memberikan penjelasan runut semacam klarifikasi atas aktivitas usaha Juki Irawan itu.

Penjelasan Kades Mursan ini disampaikan kepada wartawan, Kamis (09/05/2013).

Menurut Mursan, tidak ada kekerasan yang terjadi di industri rumahan kuali milik Juki Irawan di Kampung Bayur Opak, RT.03/06, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Banten Hits.com– Kepala Desa Lebak Wangi Mursan Saeli membantah keterlibatan dirinya dalam industri rumahan pembuat kuali yang dikelola oleh Juki Irawan, yang tak lain adalah kakak iparnya. Meski membantah keterlibatannya dalam usaha itu, namun Kades Mursan memberikan penjelasan runut semacam klarifikasi atas aktivitas usaha Juki Irawan itu.

Penjelasan Kades Mursan ini disampaikan kepada wartawan, Kamis (09/05/2013).

Menurut Mursan, tidak ada kekerasan yang terjadi di industri rumahan kuali milik Juki Irawan di Kampung Bayur Opak, RT.03/06, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.

“Para pekerja di tempat itu mulai bekerja dari jam 08.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB. Ada juga yang bekerja lembur,” ungkapnya.

Perihal gaji para pekerja sendiri menurut Mursan, kakak iparnya tersebut sudah memberikannya sesuai ketentuan. Besaran nilai gaji yang diberikan kepada para pekerja pembuat kuali itu, diakui Mursan memang bervariasi.

“Tergantung permintaan karyawan. Seperti karyawan meminta gaji mingguan, bulanan, enam bulan bahkan ada yang tahunan,” jelasnya.

Mursan juga mengatakan, seluruh pekerja di industri rumahan pembuat kuali milik Juki Irawan itu, semuanya diberi makanan dengan lauk yang manusiawi.

“Tak ada nasi basi seperti yang diberitakan selama ini,” kata Mursan.

Lebih lanjut Mursan mengatakan, seluruh pekerja di industri rumahan kuali milik Juki Irawan itu, semuanya tak memiliki ijasah yang memadai. Terkait itu, Mursan berpendapat, kegiatan yang dilakukan oleh Juki Irawan adalah bentuk pengentasan pengangguran.

Namun, Kades Mursan tak membantah jika usaha rumahan kakak iparnya itu memang tak memiliki ijin usaha yang memadai.

“Setahu saya kalau ijin lingkungan pernah ada,” ungkapnya.

sebelumnya, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, pejabat desa seharusnya mengetahui segala bentuk kegiatan industri di wilayahnya masing-masing. Informasi tersebut diperlukan untuk mempermudah proses pengawasan yang dilakukan pejabat di wilayah kecamatan juga pemerintah kabupaten.

Dalam kasus industri rumahan pembuat kuali, justru Pemerintah Kabupaten Tangerang kesulitan mendapatkan informasi. Akhirnya pengawasan tak berjalan maksimal. Lebih parahnya lagi, kegiatan ini sengaja ditutupi kepala desa.(Rus)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one + 19 =

Trending