Connect with us

METROPOLITAN

Mencari Adik Hilang di Pabrik Kuali

Published

on

Banten Hits.com – Sepasang suami istri, warga Kota Tangerang mendatangi pabrik kuali CV Sinar Logam, milik Yuki Irawan yang terbukti mempekerjakan para buruhnya seperti  budak di Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.

Kedatangan pasangan suami istri Sapta Wijaya (34) dan Beta Irawan (30) ke lokasi pabrik yang tengah ramai menjadi pusat perhatian publik itu, untuk mencari adiknya, Berliy Fitriansyah (26) yang dilaporkan hilang sejak 7 Desember 2011 silam.

Banten Hits.com – Sepasang suami istri, warga Kota Tangerang mendatangi pabrik kuali CV Sinar Logam, milik Yuki Irawan yang terbukti mempekerjakan para buruhnya seperti  budak di Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.

Kedatangan pasangan suami istri Sapta Wijaya (34) dan Beta Irawan (30) ke lokasi pabrik yang tengah ramai menjadi pusat perhatian publik itu, untuk mencari adiknya, Berliy Fitriansyah (26) yang dilaporkan hilang sejak 7 Desember 2011 silam.

Menurut Sapta, adiknya kabur dari rumah lantaran bertengkar. Setelah mencari kesana-kemari, namun sang adik tidak juga kunjung ditemukan, sehingga dirinya meminta bantuan orang pintar.

“Menurut paranormal, adik saya sudah bekerja, namun katanya tidak mendapatkan gaji dan tidak bisa keluar dari tempat pekerjaannya. Informasi ini sebelum berita kasus ini ramai,” ujar  Sapta kepada Banten Hits.com saat mendatangi lokasi, kemarin siang.

Lebih lanjut Sapta beralasan sengaja mendatangi pabrik kuali karena penasaran dengan tulisan curahan hati yang ada di tembok pabrik sangat mirip dengan tulisan adiknya.

“Adik ipar saya biasa menulis kaligrafi. Dari pemberitaan di tv mertua saya mengenali tulisan tersebut. Tapi saat saya ingin lihat ke dalam, polisi yang berjaga di lokasi tidak mengijinkan saya masuk,” ungkapnya.

Sapta juga mengaku sempat mendatangi Mapolresta Tangerang untuk melihat para buruh yang dibebaskan dari tempatnya bekerja. Namun dari 34 buruh yang dibebaskan, ternyata dirinya tidak menemukan keberadaan sang adik.

“Saya berharap dari 34 orang yang di pulangkan, sisanya ada adik saya,” ungkap Sapta.

Hingga kini, pasangan suami istri warga Kota Tangerang ini masih terus melakukan pencarian adiknya yang hilang dan diduga menjadi korban perbudakan seperti yang dialami 34 buruh pabrik kuali tersebut. Keduanya berharap sang adik dapat ditemukan dan dibebaskan.

Seperti diberitakan, 34 buruh asal Lampung dan Cianjur berhasil dibebaskan setelah menjadi korban praktik perbudakan di pabrik kuali, milik Yuki Irawan, di Kampung Bayur Opak, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.

Praktik perbudakan ini terbongkar setelah dua buruh kabur dan melaporkannya kepada Kontras dan Komnas HAM yang dilanjutkan kepada pihak kepolisian.

Dalam kasus ini, polisi sudah menetapkan tujuh tersangka, termasuk pemilik pabrik, Yuki Irawan. Dua diantaranya masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Polisi masih terus melakukan pengembangan kasus ini, lantaran diduga melibatkan oknum aparat. (Hendra Wibisana)
 

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 − 2 =

Trending