Connect with us

METROPOLITAN

Program Mudik Gratis Sepi Peminat

Published

on

Banten Hits.com – Animo masyarakat yang mengikuti program mudik gratis yang diselenggarakan Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sepi peminat.

Hingga H-7 lebaran, baru 59 kendaraan roda dua yang mendaftar untuk mengikuti program mudik gratis ini. Padahal Dishub menyediakan sebanyak 360 kuota.

Kendati demikian, menurut Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Kota Tangsel Wijaya Kusuma, jika dihitung penumpangnya sudah mencapai ratusan orang.

Banten Hits.com – Animo masyarakat yang mengikuti program mudik gratis yang diselenggarakan Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sepi peminat.

Hingga H-7 lebaran, baru 59 kendaraan roda dua yang mendaftar untuk mengikuti program mudik gratis ini. Padahal Dishub menyediakan sebanyak 360 kuota.

BACA :  Ketua MUI hingga Mantan Menteri Apresiasi Kebijakan Mendahulukan Pembukaan Tempat Ibadah Bupati Zaki

Kendati demikian, menurut Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Kota Tangsel Wijaya Kusuma, jika dihitung penumpangnya sudah mencapai ratusan orang.

“Hitungannya masing-masing motor dua orang dewasa dan satu anak. Jadi baru ada sekitar 177 orang yang mengikuti mudik gratis ini,” ujarnya, Kamis (01/08).

Ada 13 wilayah tujuan yang menjadi program mudik gratis yang digelar Dishub Kota Tangsel. Antara lain, Lampung, Cirebon, Tegal, Magelang, Jogjakarta, Wonogiri, Tasikmalaya, Cilacap, Kebumen, Wonosobo, Purwokerto dan Solo.

Rencananya rombongan mudik gratis untuk tujuan wilayah tersebut akan diberangkatkan pada tanggal 4 dan 5 Agustus.

“Dengan sistem untuk tanggal 4 diberangkatkan dulu motornya menuju Klender Jakarta Timur, barulah tanggal 5 Agustus serempak berangkat bersama bis ke daerah tersebut,” tutur Wijaya.

BACA :  Judi Koprok Dadu Dibongkar Polda Metro Jaya di Gebang Raya, Warga Pakuhaji Ungkap Sindikat di Desanya Lebih Canggih Bandarnya Juga dari Jakarta

Sementara program mudik gratis untuk tujuan Semarang akan diberangkatkan pada tanggal 6 Agustus. Keberangkatan mudik gratis ini, kata Wijaya akan dilepas serempak oleh kementerian.

Meski gratis, namun program mudik ini diakui Wijaya memang sepi peminat. Penyebabnya jadwal libur kerja masyarakat yang terpetak-petak dan tidak kompak. Selain itu karena berbarengan dengan tahun ajaran baru.

“Ya meski gratis, pasti di kampung halaman mereka membutuhkan beberapa biaya, pulangnya juga pasti butuh biaya,” ungkap Wijaya.

Meski sepi peminat, Wijaya mengatakan Dishub Kota Tangsel terus gencar melakukan sosialisasi. Baik melalui media cetak maupun elektronik, spanduk dan bahkan hingga mendatangi warga. “Makanya sayang banget kalau sampai sepi. Untuk keberangkatan ke Semarang kami masih buka pendaftaran,” pungkasnya. (Riani)

BACA :  Gerindra Banten Usung Jargon Politik Sejuk



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler