Connect with us

METROPOLITAN

Arief Semakin Getol Mutasi Pegawainya

Published

on

Banten Hits – Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah kembali melakukan mutasi dan pengangkatan pejabat baru di lingkungan Pemda Kota Tangerang, Senin (13/04/2015). Pelantikan dilakukan dalam apel pagi di halaman Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

Berdasarkan data yang diterima Banten Hits, Wali Kota Tangerang melalui Surat Keputusan Wali Kota Tangerang Nomor:  821/ KEP.291-BKPP/2015, ada 47 pejabat eselon 2,3, dan 4 di Pemda Kota Tangerang yang mendapatkan posisi baru di Pemda Kota Tangerang.

31 Desember 2014 lalu, Arief juga telah melakukan mutasi besar-besaran terhadap jajarannya. Saat itu tercatat 148 pegawai yang dimutasi. (BACA JUGA : Arief Berikan Kejutan Akhir Tahun dengan Mutasi 148 Jajarannya)

Setelah dilantik 24 Desember 2013 lalu, pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Arief R. Wismansyah dan Sachrudin, merupakan pemimpin yang rajin melakukan mutasi. Dari catatan Banten Hits.com, tiga bulan setelah dilantik, Arief sudah lima kali melakukan mutasi di jajarannya. (BACA JUGA: Tiga Bulan Pasca Dilantik, Arief Lima Kali Rombak Kabinet)

BACA :  Polres Pandeglang Musnahkan Miras dan Ganja

Bahkan, saat usia kepemimpinan Arief-Sachrudin belum genap satu bulan pun, mereka sudah melakukan mutasi besar-besaran. (BACA JUGA : Belum Genap Sebulan Dilantik, Arief Mutasi Pejabat Pemkot)

Mutasi yang dilakukan Wali Kota Tangerang Arief R.Wismansyah berkali-kali setelah dilantik membuat tanda tanya besar di masyarakat. Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah, Zakki Mubarak menganggap ada yang tidak wajar dengan parade mutasi yang dilakukan Arief.

“Hitungan bulan sudah berkali-kali mutasi, kemudian besar-besaran pula. Itu tidak wajar,” kata Zakki, Rabu (12/3/2014).

Perpindahan pejabat, terlebih lagi dilakukan secara besar besaran, kata Zakki seharusnya dilakukan berkala. Dan itu pun jika ada hal khusus yang dianggap krusial, tidak boleh kepala daerah menerapkan mutasi tersebut berkali-kali. (BACA JUGA, Pengamat : Parade Mutasi yang Dilakukan Arief Tidak Wajar)

BACA :  Guru SD di Lebak Dipergoki Istrinya di Kamar Hotel dengan Istri Orang

Mutasi yang terus dilakukan Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah di awal kepemimpinannya, bahkan tak urung membuat sejumlah pejabat di lingkup Pemda Kota Tangerang dihantui perasaan harap-harap cemas. Ada yang berharap mendapat posisi lebih baik, ada juga sebaliknya.

Seorang sekretaris kelurahan di Kecamatan Ciledug mengatakan, efek dari mutasi tersebut, saat ini pejabat di Kota Tangerang tak terkecuali dirinya, harus tidur dengan posisi handphone di tempel di kuping.

Hal tersebut dilakukan supaya ketika telepon berbunyi saat pagi hari buta bisa langsung diangkat. Ini beralasan, mengingat kata sekretaris kelurahan yang enggan disebut namanya ini, pemberitahuan mutasi dilakukan pada pagi hari selepas subuh.

BACA :  Bandara Soekarno-Hatta Legalkan Taksi Online Grab

“Pemberitahuannya subuh-subuh. Jadi kita semua tidur sambil nempelin handphone di kuping,” katanya. (BACA JUGA : Efek Mutasi, Pejabat Kota Tangerang Tidur dengan HP Ditempel di Kuping)

Hingga artikel ini dipublish, Banten Hits.com masih terus berupaya mendapatkan penjelasan dari Humas dan Protokol Pemda Kota Tangerang terkait mutasi terbaru yang dilakukan Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah. (Rus)



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler