Connect with us

METROPOLITAN

Airin Minta Pemuka Agama Konsisten Jaga Kerukunan dan Toleransi Antar Umat

Published

on

Banten Hits – Menjalankan ibadah berpuasa merupakan cerminan dari seseorang manusia yang bertaqwa, amanah, jujur, sabar dan tabah hingga pada akhirnya, puasa memiliki tujuan agar mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Hal tersebut dikatakan Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany, saat menghadiri diskusi bertajuk ‘Puasa Dalam Perspektif Agama-Agama’ yang digelar Forum Pemuda Lintas Agama (FPA), di salah satu rumah makan di bilangan Serpong, Rabu (24/6/2015).

Menanggapi diskusi yang diikuti para pemuka agama tersebut, Airin meminta agar para pemuka tetap konsisten dalam menjaga kerukunan dan kenyamanan dalam beribadah.

“Kami berharap, konsisten dari para pemuka agama untuk selalu menjaga kerukunan dan toleransi antar umat manusia. Hal ini agar terdapat jaminan kepada masyarakat dalam menjalankan rutinas ibadah dengan aman dan nyaman,” pinta Airin.

BACA :  Tiga Kali Menikah, Ibu Balita di Sangiang Jatiuwung Akui Bunuh Anaknya karena Kesal sama Suami Keduanya

Diskusi yang dihadiri para pemuka agama mulai dari agama Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Budha dan Kong Hu Cu itu pun dinilai mencerminkan salah satu motto di wilayah yang dipimpinnya.

“Ini benar-benar mencerminkan kerukunan agama yang ada di Tangsel. Silahkan masing-masing berbagi cerita dan pengalaman tentang kewajiban yang dianut, tanpa mengundang perdebatan,” tutur Airin lagi.

Sementara itu, Sekretaris Umum MUI Tangsel Abdul Rozak, menjelaskan, dalam diskusi tersebut, masing-masing dari pemuka agama akan menjelaskan jika ada perintah berpuasa di setiap agama.

“Saat umat Islam berpuasa, di agama lain ada kewajiban yang sama. Para pemangku agama akan menjelaskan seperti apa cara mereka berpuasa,” katanya.

BACA :  Sudah 26 Tahun Warga Dadap Berdampingan dengan Aktifitas Prostitusi

Tujuannya, kata dia, agar umat dari agama lain juga bisa mempelajari dan mengetahui kewajiban dari masing-masing agama tanpa harus menganut kepercayaan tersebut.

“Dari situ, akan lahirlah rasa saling menghargai dan menghormati antar umat beragama,” imbuhnya. (Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler