Connect with us

METROPOLITAN

Parah! Tong Pengelolaan Sampah dari BLH Pandeglang Malah Jadi Sarang Tikus

Published

on

Banten Hits – Komposter atau tong pengolah sampah organik yang diberikan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Pandeglang kepada masyarakat tidak bisa digunakan dan dirasakan manfaatnya. Pasalnya, tong yang sudah dimodifikasi tersebut dinilai tidak sesuai spesifikasi.

Akibatnya, puluhan tong yang diberikan kepada warga Kampung Curug Anggur, RT 001 RW 003, Kelurahan Kadomas, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, diserahkan kepada Dinas terkait.

“Tong ini kami anggap gagal, dan kami tidak tau menau pihak ketiganya, karena yang kami lihat lembaganya, dan ini tidak bisa terpakai sama sekali,” tegas Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Kelurahan Kadomas, Yogi Eka Martin, usai mengembalikan komposter di kantor BLH Pandeglang, Kamis (1/10/2015).

BACA :  Januari Hingga Maret, LPA Banten Tangani Delapan Kasus Kekerasan Anak

Sebanyak 70 Komposter yang dikembalikan, kata Yogi, lantaran kekecewaan warga terhadap BLH yang tidak mengetahui spesifikasi kompester yang bisa menghasilkan pupuk organik. Yogi juga menganggap, selain sangat ceroboh, BLH juga dinilai telah menghamburkan uang negara. Pasalnya, karena sebanyak 300 Komposter yang juga dibagikan ke sejumlah Desa juga diketahui tidak dapat dipergunakan.

“Komposter yang diberikan BLH tidak bisa digunakan, malah di Kampung kami hanya dijadikan sarang tikus saja. Padahal, kami mengajukan permohonan tongnya sudah sesuai ¬†teori dan spesifikasi yang akan dijadikan tempat pengelolaan sampah,” urainya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BLH Pandeglang, Ade Surahman, menjelaskan, Komposter yang diberikan kepada warga merupakan aset intansinya. Ia beralasan, karena keterbatasan tempat untuk menyimpan Komposter tersebut, pihaknya berinisiatif untuk meminjamkan kepada warga.

BACA :  Warga Cempa Panik, Warung Klontong Dekat Kantor DPC Demokrat Lebak Terbakar saat Dini Hari

“Sebenarnya itu (Komposter-red) aset BLH yang dipinjamkan kepada warga. Tapi ternyata, spesifikasinya tidak sesuai dengan keinginan masyarakat,” pungkasnya.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler