Connect with us

METROPOLITAN

KPK Tahan Sembilan Anggota DPRD Banten dan Pejabat PT BGD

Published

on

Banten Hits – Anggota DPRD Banten dikabarkan terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (01/12/2015).

Menurut informasi yang diterima wartawan dari salah satu anggota KPK, para anggota DPRD itu sedang bersama seorang pejabat teras BUMD Banten PT BGD saat melakukan transaksi suap di perbatasan Jakarta-Tangerang siang tadi.

Uang suap diberikan guna pemulusan pembahasan APBD untuk memuluskan anggaran penyertaan modal daerah ke salah satu BUMD, yaitu pendirian Bank Banten.

Namun demikian, yang bersangkutan belum mau membuka nama dan asal partai dari anggota DPRD Banten yang ditangkap tersebut karena akan diadakan konferensi pers selepas isya malam ini.

BACA :  "Tangerang Ayo", Menggalakan Lagi Gotong Royong di Perkotaan

Ketika didesak, yang bersangkutan menyebutkan nama Ketua DPRD Banten. Namun tidak menyebutkan bahwa ketua DPRD Bantenlah yang ditangkap, tetapi meminta wartawan untuk mengecek keberadaan pucuk pimpinan badan legislasi Banten.

“Coba cek Asep Rahmatullah sedang di mana,” ungkapnya.

Direktur PT BGD Riki Tampinongkol yang dihubungi Banten Hits, belum bisa dimintai keterangannya untuk mengkonfirmasi kabar tersebut, telepon genggamnya tidak aktif.

Perlu diketahui, sebelum mendapatkan keterangan tersebut, informasi yang didapat Banten Hits, anggota DPRD Banten yang ditangkap sebanyak 9 orang, selain ketua dewan yang disebutkan yang berasal dari PDI-P, dua anggota DPRD Banten dari Fraksi Partai Golkar berinisial FN, dan HT juga ditangkap.(Rus)

BACA :  Abdul Azis Pimpin PWI Pandeglang Periode 2017-2019



Terpopuler