Connect with us

METROPOLITAN

Tahun Ini Rp 5 M Dana CSR Tangsel untuk Rumah Tak Layak Huni

Published

on

Banten Hits – Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di bawah pimpinan Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie ternyata masih menyisakan beragam persoalan, di antaranya jumlah warga miskin di Tangsel disebut Badan Pusat Statistik (BPS) meningkat 1,75 persen pada 2013 lalu.

(BACA :Warga Miskin di Tangsel Meningkat)

Fakta yang sungguh ironi, mengingat pembangunan perumahan mewah begitu masif terjadi di Kota Tangsel. Sejumlah perusahaan properti raksasa juga berada di kota bermotto cerdas, modern, dan religius ini.

Tahun ini, sepertinya angka kemiskinan di Tangsel belum akan berubah signifikan. Pasalnya, Kepala Kantor Penanaman Modal Daerah (KPMD) Kota Tangsel Oting Ruhiyat mengungkapkan, tahun ini Rp 5 miliar dana coorporate cocial responsibilty (CSR) yang digalang dari perusahaan-perusahaan di Tangsel dialokasikan untuk pembangunan rumah tak layak dan biaya bea siswa untuk anak yang tidak mampu.

BACA :  Nonton KKN Desa Penari, Warga Lebak Teriak Layar Bioskop Mendadak Mati

“Ironis jika di Tangsel masih banyak rumah tak layak huni, sedangkan pemerintah sendiri anggaranya terbatas. Maka melalui Forum CSR ini sebagai jembatan untuk melakukan pemerataan pembangunan,” katanya, Sabtu (26/3/2016).

Sebenarnya, kata Oting, dana Rp 5 miliar belum maksimal. Padahal, potensi dana CSR di Tangsel bisa mencapai puluhan miliar. 

“Rp5 miliar belum ada satu persennya dari ribuan perusahaan yang ada,” ucapnya.

Menurut Oting, hingga kini program CSR yang ada di perusahaan-perusahaan masih sangat kecil. Sebenarnya, adanya Forum CSR untuk memberikan wadah bagi perusahaan dalam menjalankan kegaitan CSR-nya.

Sementara, Ketua Forum CSR Tangsel Ali Samson Pane menegaskan, program yang sudah dikerjakan di tahun-tahun sebelumnya ada pendidikan, kesehatan, sosial budaya agama, pemberdayaan masyarakat, pengembangan ekonomi dan kerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

BACA :  Dewan Minta Pemkab Lebak Bantu Desa Tingkatkan Infrastruktur

“Seperti yang sudah kami lakukan akan tetap fokus bagaimana Forum CSR ini dapat bersinergi dengan Ibu Walikota melalui program pemerintah,” katanya.

Selain itu, penyaluran dana CSR disingkronkan dengan program Pemkot Tangsel. Pemerintah memiliki program peningkatan SDM maka Forum CSR sudah menjalankan dengan beasiswa, perbaikan sarana dan prasarana pendidikan serta pelatihan-pelatihan bagi tenaga pendidik.(Rus)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler