Connect with us

METROPOLITAN

Kunjungi Pandeglang, Menpan Yuddy Sebut Absen Manual Rugikan Negara

Published

on

Banten Hits – Penggunaan absensi Fingerprint atau sidik jari sangat dianjurkan digunakan oleh seluruh instansi Pemerintah.

Hal tersebut dikatakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Yuddy Chrisnandi, saat berkunjung ke gedug Setda Kabupaten Pandeglang, Selasa (14/6/2016).

Yuddy menilai, cara manual absensi pegawai rentan disalahgunakan dan dapat merugikan negara secara administratif.

“Sangat dianjurkan, karena kalau pakai sistem manual susah ngontrol pegawainya. Kita enggak mau orang enggak masuk tapi dibayar utuh, kan sayang Pemerintah mengeluarkan anggaran yang besar, tapi produktivitasnya tidak sesuai yang diharapkan,” papar Yuddy dihadapan Bupati Pandeglang Irna Narulita beserta jajarannya.

Yuddy yang sudah mendapat laporan dari Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Ida Novaifa, meminta kepada Pemkab Pandeglang agar pada tahun depan seluruh instansi sudah menggunakan absensi sidik jari.

BACA :  Data Pasien Positif Corona di Ibukota Banten Bocor; Nama sampai Nomor Rumah Beredar Luas di WhatsApp

“Tadi dilaporkan oleh kepala BKD, ditingkat SKPD hampir sekitar 50 sampai 70 persen sudah menggunakan Fingerprint, artinya pengenalan secara tekonologi sudah dilakukan. Kalau tahun ini Pemkab tidak mampu mengganggarkan, harus dilakukan pada tahun depan,” jelas Yuddy.(Nda)



Terpopuler