Connect with us

METROPOLITAN

Hal Aneh Sebelum Guru Ngaji Meninggal saat Aksi 4 November

Published

on

Banten Hits – M. Syachrie Oy Bcan (65), peserta aksi 4 November yang tewas diduga asmanya kambuh saat tengah mengikuti aksi, dikenal masyarakat sebagai guru ngaji dan pemimpin pengajian di Perum Binong Permai, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, yang merupakan tempat tinggalnya.

BACA JUGA: Peserta Aksi 4 November yang Tewas Pemimpin Pengajian di Binong Permai Tangerang

Kepergian korban menghadap Sang Khaliq meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Korban meninggalkan seorang istri dan tujuh orang anak.

“Ya kalau dibilang sedih pasti sedih ya, Mas. Tapi mau gimana lagi kita juga sudah iklas, kok,” ujar Ghinda anak keenam korban, Sabtu (5/11/2016).

Sementara itu Ermalina, istri korban menambahkan, kepergian sang suami tidak meninggalkan firasat apa pun kepada tujuh orang anaknya. Kecuali saat hendak berangkat aksi, korban sampai dua kali pamitan dengan dirinya.

BACA :  Pembunuhan Sadis Ciledug Terungkap, Polisi Tetapkan Kakak Korban Jadi Tersangka

“Pas mau berangkat, dia dua kali pamit. Sudah keluar, eh masuk lagi untuk pamit dengan saya,” ungkapnya kepada wartawan.

Sebelumnya diberitakan, Syachrie Oy Bcan (55) seorang pendemo meninggal dunia diduga lantaran penyakit asmanya kambuh saat mengikuti demo 4 November 2016. Korban merupakan warga Perum Binong Permai, Blok F-14, Nomor 24, RT 07/07, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.(Rus)

 



Terpopuler