Connect with us

METROPOLITAN

Pandeglang Dapat WTP, Tanto Ingatkan Status Daerah Tertinggal

Published

on

Pandeglang – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap laporan keuangan Kabupaten Pandeglang tahun anggaran 2016.

BACA JUGA: Pertama Kali dalam Sejarah, Pandeglang Dapat Opini WTP

Terkait hal itu, Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban berharap, jajaran di Pemkab Pandeglang tak berpuas diri meski WTP merupakan capaian yang pertama kali didapat.

Masih banyak persoalan yang kini harus bisa diselesaikan oleh Pemkab Pandeglang. Salah satunya, predikat sebagai daerah tertinggal yang masih disandang Kabupaten Pandeglang.

“Predikat itu (daerah tertinggal-red) harus segera dilepaskan dan  masih banyak yang harus kita perbaiki,” kata Tanto, Jumat (2/6/2017).

BACA JUGA: Mahasiswa Pandeglang Kritik Satu Tahun Kepemimpinan Irna-Tanto

BACA :  RSUD Berkah Pandeglang Akan Beralih Status Menjadi Kelas B

Tentunya, persoalan-persolan tersebut harus dilakukan dengan sinergitas seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan elemen masyarakat.

“Semua OPD harus bekerja semaksimal mungkin, melepaskan Pandeglang sebagai daerah tertinggal,” pesannya.

BACA JUGA: Laporan Keuangan Banten Dapat Opini WTP, WH: Tidak Berarti Tidak Ada Korupsi

Opini WTP dari BPK sambung Tanto merupakan hasil kerja keras semua pihak, dibarengi dengan dukungan dan kritik masyarakat yang menginginkan Pandeglang lebih baik.(Nda)



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler