Connect with us

METROPOLITAN

Urai Kepadatan di Pelabuhan Merak, ASDP Operasikan Kapal Besar

Published

on

Cilegon – Layanan penyeberangan Merak-Bakauheni kembali dibuka setelah sempat ditutup akibat cuaca buruk, Jumat (1/12/207) dini hari. Pantauan Banten Hits, ribuan penumpang pejalan kaki dan kendaraan yang sebelumnya memadati dermaga sudah memasuki kapal.

BACA JUGA: Penyeberangan Merak-Bakauheni Ditutup Sementara, Gelombang Capai 5 Meter

Informasi yang diperoleh, sejak Kamis (30/12) malam hingga hari ini, 3.665 calon penumpang pejalan kaki, 289 mobil, 961 sepeda motor, 330 truk dan 33 bus masuk ke Pelabuhan Merak.

Plt Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry Intan Sugiharti mengatakan, dibukanya kembali layanan penyeberangan setelah adanya izin dari KSOP Merak selaku regulator dengan melihat kondisi cuaca yang berangsur-angsur membaik dan dianggap aman bagi pelayaran.

BACA :  Dishub Ingatkan Keselamatan Penerbangan Tak Hanya Tanggung Jawab Pemerintah

“Kita buka Dermaga III dan mengerahkan kapal-kapal berukuran besar untuk mengangkut kendaraan dan penumpang yang tertahan pasca penghentian sementara operasional,” kata Intan.

Untuk mengantisiopasi kepadatan calon penumpang, Intan mengimbau kepada seluruh pengguna jasa penyeberangan untuk mengatur waktu keberangkatan mengingat antrean panjang yang mulai mengular menuju Pelabuhan Merak.

“Telah terjadi antrean terhitung mulai KM 96 menuju exit Tol Merak. Begitu juga di dalam Pelabuhan Merak terpantau sangat padat,” ungkapnya.

BACA JUGA: Kemenhub Minta BMKG Intens Sampaikan Perkembangan Cuaca

Koordinasi dengan PT MMS selaku operator tol Tangerang-Merak juga terus dilakukan untuk mengarahkan pengguna jasa bersabar dan menunggu di rest area hingga kepadatan terurai maksimal.

BACA :  Tiga WNA China Berhasil Dievakuasi dari Perairan Shangiang, Tiga Lainnya Masih Hilang

Sementara itu, GM PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Fahmi Alweni menambahkan, untuk mengurai antrean, 22 unit kapal dioperasikan pada hari ini. Fahmi berharap, cuaca semakin membaik agar operasi kembali normal di seluruh dermaga.

“Untuk penumpang pejalan kaki relatif telah seluruhnya diseberangkan. Karenanya kami maksimalkan kapal-kapal berkapasitas angkut yang besar, salah satunya mengoperasikan KMP Portlink yang berkapasitas hingga 15.000 GRT,” jelasnya.(Nda)



Terpopuler