Connect with us

METROPOLITAN

Ini Bentuk Kepedulian Ikatan Alumni SMAN 5 WD Angkatan 92 untuk Yans Wiradinata

Published

on

Seniman

Pencipta Mars Tangerang, Yans Wiradinata bersama Istrinya, Sri Hartini di rumah kontrakan di kawasan Sepatan.(Banten Hits/ Yogi Triandono)

Tangerang – Ikatan Alumni SMAN 5 WD angkatan 92 menggalang donasi untuk Iyan Sofyan Syah Wiradinata yang merupakan guru saat angkatan pertama tahun 1992. Rencananya, donasi tersebut akan dilakukan pada 11 Februari 2018 mendatang di Wisata Telaga Sindur, Bogor, Jawa Barat.

“Ini sebagai bentuk keprihatinan kita terhadap beliau, beliau ini kan guru kami semasa di SMAN 5 WD (sekarang SMAN 6 Kota Tangerang),” ujar Rosa Ria, perwakilan alumni kepada Banten Hits, Selasa (30/1/2018).

BACA JUGA : Dunia Yans Wiradinata; Maha Karya, Petaka dan Rumah Sewa

Rosa mengatakan dirinya tergerak untuk mengumpulkan teman-teman alumni yang pernah menjadi murid Yans Wiradinata. Tak disangka, respon para alumni pun sangat baik.

“Kami mengumpulkan teman-teman yang satu visi misi, siapa tau ada rezeki yang bisa berguna untuk beliau. Uang memang tidak bisa dinilai, kita membantu cuma satu kali, tapi minimal ada apresiasi dari kami sebagai alumni,” kata Rosa.

Meski fokus di angkatan pertama, namun Rosa dan teman seangkatannya pun telah mengajak alumni dari angkatan lain untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan donasi tersebut. Pasalnya, Pak Iyan dikenal sebagai guru yang baik dan mengenal seluruh murid-muridnya.

“Yang saya fokus di satu angkatan, karena saya angkatan pertama, tapi saya sudah share di FB alumni dari 92-98 ada enam angkatan, jumlahnya banyak kan, semoga sih ada yang merespon,” tuturnya.

Sebagai salah satu murid yang cukup dekat dengan Pak Iyan, Rosa menjelaskan pencipta Mars Kabupaten dan Kota Tangerang tersebut merupakan guru yang disayang oleh murid-muridnya. Pasalnya, Iyan tidak pernah memposisikan dirinya sebagai guru yang jauh dari muridnya.

“Beliau orang besar, tapi sikapnya dalam memperlakukan anak didiknya itu engga seperti sewenang-wenang, kesannya sungguh baik, cara mengajarnya menyenangkan, bahkan beliau kenal semua nama muridnya,” jelas Rosa.

Ia berharap, apa yang rencananya akan dilakukan oleh alumni untuk Yans Wiradinata tersebut dapat bermanfaat untuk hidupnya. Meski tidak seberapa, namun ia ingin berbuat untuk sang maestro tersebut.

“beliau kan dunianya dedikasinya untuk musik, beliau itu aset, walaupun beliau tua, beliau tidak berhenti berkarya, jarinya masih sangat lincah memainkan keyboard, pikirannya juga masih di dunia pendidikan, jadi ini bukan untuk gaya-gayaan tapi lebih kepada kami ingin dalam sekali seumur hidup beliau paling tidak pernah berbuat untuk beliau,” tandasnya.(Zie)

Trending