Connect with us

Pemilu

Terkait Pernyataan ‘Kades Kufur Nikmat Kalau Gak Dukung Jokowi’, Caleg PDIP Dilaporkan Tampung Padi ke Bawaslu

Published

on

Tampung Padi Laporkan Caleg PDIP

Koordinator Tampung Padi Ferry Renaldy saat menunjukan bukti pemberitaan media online yang sudah diprint terkait pernyataan Caleg PDIP, ‘Kades Kufur Nikmat kalau Gak Dukung Jokowi’.(Banten Hits/ Mahyadi)

Serang – Caleg PDIP yang juga Dewan Pembina Aliansi Masyarakat Lebak Pendukung (AMLP) Jokowi-Ma’ruf Amin Agus R Wisas dilaporkan ke Bawaslu Banten oleh Tim Advokasi Masyarakat Pendukung Prabowo-Sandi atau Tampung Padi.

Koordinator Tampung Padi Ferry Renaldy menduga, Agus R Wisas telah melakukan pelanggaran terhadap Pasal 68 Ayat 2 huruf H PKPU Nomor 23 Tahun 2018 dan Pasal 280 Ayat 2 huruf H UU Nomor 7 Tahun 2017.

“Kami menemukan di media online yang memberitakan sebuah pernyataan yang menyebutkan bahwa Kades yang tidak mendukung Jokowi-Ma’ruf kufur nikmat kepala desanya,” kata Ferry kepada awak media usai laporan ke Bawaslu Banten, Jalan Kelapa Dua, Kota Serang, Kamis, 27 September 2018.

BACA :  Bawaslu Kabupaten Lebak hingga Januari 2019 Terima 10 Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu

Menurut Ferry, Agus merupakan calon anggota DPRD Banten yang telah ditetapkan sebagai daftar calon tetap (DCT) dari PDI-Perjuangan Nomor 9.

“Dia sebagai peserta Pemilu tidak boleh mengkampanyekan dan mengajak kepala desa dan itu ada potensi pidana,” paparnya.

“Jelas ada UU dan PKPU-nya, kepala desa, perangkat,staf kepala desa, tidak boleh (mengampanyekan),” sambungnya.

Sementara itu, terlapor Agus R Wisas menanggapi santai laporan tersebut. Bahkan dia mengaku siap menghadapi laporan tersebut.

“Di era Jokowi, kepala desa punya anggaran satu miliar lebih. Nah berterima kasihlah kepada Jokowi dengan cara mencoblos Jokowi. Kalo mau mempermasalahkan silakan,” kata Agus saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya.

“Saya ditugasi partai untuk mengkampanyekan, saya patuh dengan PDIP. Titik. Saya siap menghadapi (laporan),” sambungnya.(Rus)

BACA :  Hendak Disebar ke Masjid-masjid dan Pondok Pesantren, Bawaslu Kota Tangerang Temukan 150 Amplop Berisi Tabloid Indonesia Barokah di Kantor Pos Tangerang



Terpopuler