Connect with us

METROPOLITAN

Wahidin Halim Meradang Sungai Ciujung Mulai Menghitam, Polisi Diminta Turun Tangan

Published

on

Gubernur Banten Wahidin Halim

Gubernur Banten Wahidin Halim menjelaskan kondisi Jalan Siliwangi yang mangkrak seusai mendampingi Jokowi. (BantenHits.com/ Ade Indra Kusuma)

Serang- Gubernur Banten Wahidin meradang mengetahui kondisi Sungai Ciujung yang mulai menghitam diduga akibat adanya limbah dari  PT Indah Kiat Pulp dan Paper yang turut berkontribusi atas tercemar Sungai Ciujung di Kampung Jongjing, Desa Kebon Jeruk, Kecamatan Titrayasa, Kabupaten Serang.

Hal tersebut dinilai Wahidin bukan lagi hal yang bisa dianggap sepele namun telah melanggar undang-undang sehingga pihak kepolisian bisa menegakan peraturan.

“Ini juga jadi hukum dan jadi bahan juga untuk polisi untuk menegakan, karna ini masuk undang-undang kan. Dulu saya juga Cisadane tidak gampang itu,” kata Wahidin kepada awak media di Mapolda Banten usai hadiri acara perayaan HUT Bhayangkara ke-73, Rabu 10 Juli 2019.

Wahidin mendorong Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Serang untuk melaporkan, jika nanti pihak perusahaan tidak mau bertanggung jawab akibat dampak limbah pabrik.

“Lingkungan hidup harus melaporkan nanti, kalau memang pengusaha tidak tanggung jawab buang-buang limbah sembarangan, itu saya serahkan kepada bupati dan wakilnya itu,” tegas pria yang akrab disapa WH.

WH bukan hanya menyiapkan Sanksi tapi juga menyiapkan fakta dan bukti, hasil Pantauan tim pemprov Banten terhadap sungai Ciujung dilapangan.

“Bukan sanksi (tapi) ada pelanggaran undang-undang laporkan kepengadilan,” pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending