Connect with us

METROPOLITAN

Dua Warga Pandeglang Ditemukan Gantung Diri Secara Bergantian  

Published

on

Warga dan anggota TNI ketika mengevakuasi jasat Sulaeman yang ditemukan tewas Gantung diri. (BantenHits.com/Engkos Kosasih).

Pandeglang – Sebagian warga Kabupaten Pandeglang kembali digemparkan dengan aksi bunuh diri yang terjadi di wilayahnya. Dalam sepekan terakhir, dua orang warga nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

Pada Senin 8 Juni warga, Eman Sulaeman (22) warga Kampung Gorobog, Desa Kadubale, Kecamatan Banajar ditemukan meninggal dunia dalam keadaan tergantung diatas pohon mangga di Kecamatan Kadu Hejo.

Baca Juga: Pamit Bikin SIM ke Polres Pandeglang, Pemuda Asal Kadubale Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Mangga

Dua hari kemudian, tepatnya Rabu 10 Juni 2019 seorang lelaki yang diketahui warga Kampung Palanyar, Desa Palanyar, Kecamatan Cipeucang ditemukan meninggal dalam keadaan tergantung di sebuah gubuk tidak terpakai di dekat rumahnya.

“Ya, telah terjadi gantung diri atas nama Sulaeman umurnya sekitar 38 tahun,” kata Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP Dedi Hermawan.

Menurut Dedi, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan tubuh korban tidak ditemukan bekas kekerasan. Namun, dari keterangan keluarga korban, Sulaeman sudah lama mengidap penyakit gangguan jiwa.

“Menurut keterangan kaka korban dan dokter ada penyakit gangguan jiwa sejak tahun 2015. Terhadap korban tidak ada bekas kekerasan,” jelasnya.

“Keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dan rencanaya jenazah akan langsung di kuburkan,” tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah

Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Trending