Connect with us

Advertorial

Listrik Mati Massal, Masyarakat Pengguna Mesin Pompa Bawah Tanah Dapat Suplai Air Bersih PDAM TKR

Published

on

Masyarakat Kabupaten Tangerang saat antre untuk mendapatkan bantuan air bersih PDAM TKR. (Tangerangnews).

Tangerang- Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja atau PDAM TKR Kabupaten Tangerang menyalurkan bantuan air bersih untuk masyarakat yang tengah kesulitan saat bencana listrik mati secara massal melanda.

Direktur Utama PDAM TKR H Rusdy Machmud mengatakan, sebagai perusahaan milik Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang, pihaknya sangat merasakan kesulitan yang dialami masyarakat. Oleh karenanya, bantuan itu diharapkan dapat meringankan kesulitan tersebut.

“Kami mendapatkan banyak laporan akibat pemadaman listrik warga kesulitan air bersih, sebab warga yang menggunakan air bawah tanah mesin pompanya tidak bisa berfungsi,”kata Rusdy.

Karenanya, Rusdy mengaku telah menyiapkan armada pengakut air bersih untuk diluncurkan dari Kantor Pusat PDAM TKR di jalan Kisamaun No.204, Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Senin, 5 Agustus 2019.

Meskipun, sambung Rusdy saat ini volume produksi perusahaan penyedia layanan air bersih itu sedang turun drastis karena menurunnya debit air Sungai Cisadane akibat kemarau. 

“Meski sedang mengalami penurunan drastis volume produksi, namun kami tetap mengutamakan pelayanan kepada pelanggan dan masyarakat Kabupaten Tangerang. Karena pelanggan dan masyarakat tetap prioritas utama kami,”tuturnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan kesulitan air bersih yang sedang di alami sebagian masyarakat di Kabupaten Tangerang.

“Air bersih adalah kebutuhan vital, karenanya kami berusaha selalu ada saat dibutuhkan masyarakat,” imbuhnya.

Sementara Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) PDAM TKR, Samsuddin mengaku telah menyalurkan dua tangki bantuan air untuk masyarkat di zona pelayanan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

“Dua tangki itu disalurkan di Perumahan Sudirman Dan PWS Tigaraksa,”kata Samsuddin.

Pria yang akrab disapa H.Endu itu membenarkan saat ini debit air Sungai Cisadane sudah masuk level kritis, sehingga produksi air bersih di PDAM TKR menurun drastis.

“Berbagai upaya telah kami lakukan agar produksi tetap bisa berjalan meski tidak optimal,” katanya. (ADVERTORIAL)

Trending