Connect with us

METROPOLITAN

Pemkab Sebut 9.744 Masyarakat Kabupaten Lebak Butuh Pekerjaan

Published

on

Pengangguran di Banten

Ilustrasi pencari lowongan kerja.(Foto: Kompas.com)

Lebak- Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lebak mencatat 9.744 masyarakat di bumi multatuli membutuhkan pekerjaan. Jumlah tersebut merupakan kalkulasi dari Januari sampai Agustus 2019.

Kepala Disnakertrans Lebak, Maman Suparman menerangkan dari 9.744 pencari kerja 7.370  diantaranya merupakan lulusan SMA/SMK, 1.066 orang lulusan SMP dan 844 Sarjana sedangkan sisanya Diploma, SD dan SDTT.

“Sampai saat ini angka pengangguran sudah berkurang sekitar 3.000 orang dengan penempatan di berbagai perusahaan. Salah satu yang baru bekerja sama dengan kami yaitu PT. Parkland World Indonesia,”kata Maman kepada awak media, Kamis, 7 November 2019.

Bahkan, di tahun 2019 ini Maman juga menargetkan 4.000 pengangguran di Kabupaten Lebak akan bekerja. Pasalnya pemerintah Kabupaten Lebak dibawah komando Iti Octavia Jayabaya saat ini tengah konsen mendongkrak sektor wisata yang dapat berdampak pada pertumbuhan perekonomian di daerah penyangga ibu kota ini.

Belum lagi adanya program AKAD (Antar Kerja Antar Daerah), AKAL (Antar Kerja Antar Lokal), dan AKAN (Antar Kerja Antar Negara).

“Optimis itu perlu, insha Allah target itu tercapai,”tandasnya.

Sementara Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) PB Lebak Hera Komaratullah Karis menilai, geliat investasi di Lebak belum signifikan setiap tahunnya.

“Ini selalu menyisakan ada pencari kerja yang bisa masuk direkrut dan ada juga yang tidak,” kata Hera.

Pencari kerja yang belum memiliki kesempatan masuk dalam dunia kerja seharusnya bisa didorong untuk menggali kreativitas menjadi wiraswasta maupun UMKM dengan dibekali dengan pelatihan-pelatihan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

“Tetapi saya berharap akan banyak perusahaan yang siap berinvestasi agar lapangan pekerjaan bagi warga lokal semakin luas,” ucapnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending