Connect with us

METROPOLITAN

Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Lebak Bantu Keluarga Miskin yang Tinggal di Gubuk Reot

Published

on

Ketua Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Kabupaten Lebak Mastur Huda saat memberikan bantuan terhadap  Samlawi yang tinggal di gubuk reot. (BantenHits.com/Fariz Abdullah).

Lebak- Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Harian dan Elektronik Kabupaten Lebak menyalurkan bantuan untuk pasangan suami istri Samlawi dan Lina warga Kampung Cicenang, Desa Pasir Kupa, Kecamatan Kalanganyar, Senin, 11 November 2019.

Bantuan berupa logistik dan peralatan dapur yang diberikan merupakan bentuk kepedulian para kuli tinta di Kabupaten Lebak terhadap keluarga miskin yang tinggal di gubuk reot.

Baca Juga: Prihatin! Kuli Cuci di Kalanganyar Lebak 12 Tahun Tinggal di Rumah Reot dengan Dua Anak dan Suami Stroke

Ironinya, kondisi Samlawi yang menderita penyakit stroke ringan dan penyakit jantung membuatnya tak bisa berbuat banyak untuk memperbaiki kondisi rumah.

Ketua Pokja Kabupaten Lebak, Mastur Huda mengaku terenyuh saat melihat kondisi rumah Samlawi yang sudah ditopang oleh beberapa kayu lantaran nyaris ambruk.

“Memang kondisi rumahnya parah banget, sudah tidak di isi karena sudah nyaris ambruk,”kata Mastur kepada awak media.

Belum lagi, menurut Mastur, kondisi Samlawi yang menderita penyakit stroke dan jantung semakin membuat kondisi keluarga miskin itu prihatin dan menderita.

“Apalagi kabarnya hari ini (Senin, 11 November 2019) pak Samlawi harus mendapatkan perawatan medis lantaran penyakit jantungnya kambuh,”tuturnya.

“Ya kita harap pemerintah ataupun para dermawan bisa membantu keluarga Samlawi,”ucap Dewan Pembina Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Lebak, Deden Kurniawan.

Sementara Samsiah ibu dari Samlawi mengucapkan banyak terimakasih adanya bantuan dari para Wartawan yang tergabung ke dalam Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Lebak.

Ia juga membenarkan saat ini kondisi rumah milik anaknya tak lagi di huni lantaran nyaris ambruk.

“Udah ngga di isi pak, sekarang mereka (Samlawi-red) tinggal dengan saya,”katanya.

Samsiah yang seorang janda juga menceritakan bahwa anak lelakinya itu kini tengah mendapatkan perawatan tim medis RSUD dr. Adjidarmo lantaran penyakit jantung yang dideritanya kambuh.

“Penyakit jantungnya kambuh karena kemarin (Minggu, 10 November 2019) kondisi rumah mengeluarkan bunyi reot saat Samlawi bersama keluarganya tengah beristirahat pada siang hari. Kedua anaknya langsung berlari saat mendengar suara itu karena khawatir ambruk,”ungkapnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending