Connect with us

METROPOLITAN

Puluhan Rumah di Kota Serang Porak Poranda Diterjang Hujan Deras Disertai Angin Kencang, BJB Salurkan Bantuan CSR

Published

on

Wali Kota Serang Syafrudin dan Pimpinan Cabang Bank BJB Kota Serang saat foto bersama usai menyerahkan bantuan. (BantenHits.com/Mahyadi).

Serang- Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Serang, Rabu, 13 November 2019. Akibatnya puluhan rumah di ibu kota Banten mengalami kerusakan.

Mengetahui adanya peristiwa tersebut, Pemerintah bekerjasama dengan Bank BJB Kota Serang menyalurkan bantuan untuk mereka melalui bantuan CSR.

“Akhirnya kita berinisiatif memberikan Corporate Sosial Responsibility (CSR). Sebagai langkah awal kerja sama,”kata pimpinan Cabang KCD BJB Serang, Sakti Ramadhani Sakti kepada awak media, saat di temui di Pemkot Serang, Jum’at 15 November 2019.

Menurut Sakti, saat ini Bank BJB cabang Serang tengah memiliki program pinjaman untuk Pemerintah Daerah dalam mempercepat pembangunan. Sebab itu, secara spontan, Bank BJB sebagai langkah awal memberikan bantuan korban bencana alam yang menimpa masyarakat di Kota Serang.

“Tercetuslah kejadian ini, langsung kita berikan bantuan untuk masyarakat Kota Serang memberikan bantuan Rp 100 juta. Karena nantinya, kita terdapat program pinjaman untuk mempercepat pembangunan. Jadi yang biasanya 5 tahun selesai, ini bisa lebih cepat sampai 3 tahun atau mungkin 2 tahun pembangunan terselesaikan,” jelasnya.

Baca Juga: Hujan Angin Menerjang, Tangerang-Serang Dikepung Pohon Tumbang

Sementara itu, Wali kota Serang, Syafrudin mengatakan untuk satu keluarga masing-masing akan menerima uang sebesar Rp2 juta rupiah.

Ia mengharapkan untuk kedapan seluruh perusahaan yang ada di Kota Serang, agar bisa ikutserta memberikan bantuan CSR, setiap terjadi bencana alam di Kota Serang.

“Kami pun dari Pemkot Serang secara pribadi juga akan memberikan bantuan, walaupun harus melalui prosedur,” tandasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan informasi dari Pemkot Serang, pada hari ini diberikan bantuan kepada 50 Keluarga yang terkena bencana alam, akibat hujan deras dan angin kencang.

Editor: Fariz Abdullah

Trending