Connect with us

METROPOLITAN

Mahasiswa UNMA Banten Gelar Unjuk Rasa Ungkap Bobrok Kampus

Published

on

Aksi mahasiswa UNMA Banten di kampusnya, Rabu, 8 Januari 2020.(BantenHits.com / Engkos Kosasih)

Pandeglang – Puluhan Mahasiswa Universitas Mathla’ul Anwar atau UNMA Banten berunjuk rasa di depan kampus, Rabu, 8 Januari 2020. Aksi yang digelar di tengah hujan itu, menyoroti beberapa bobrok kampus.

Bobrok yang diungkap mahasiswa mulai dari tidak jelasnya anggaran Dana Kegiatan Mahasiswa (DKM), asuransi, serta uang pangkal yang dibayarkan mahasiswa setiap satu semester.

Mereka menduga ada penyalahgunaan anggaran yang dibayarkan mahasiswa, mengingat fasilitas kampus yang berdampak pada kenyamanan belajar semakin hari semakin buruk, mulai dari toilet, infrastruktur jalan, listrik, dan keamanan.

Presiden Mahasiswa (Presma) UNMA Banten, Agus mengatakan jika satu mahasiswa setiap semesternya membayar uang DKM sebesar Rp75.000 di kali 1.111 orang Mahasiswa maka jumlahnya sekitar Rp 83.325.000.

BACA :  Polisi Bongkar Produksi Vaksin Palsu di Tangerang

“Pada realitasnya mahasiswa yang akan
mengadakan kegiatan selalu diberikan dana yang minim. Kemudian Dana Asuransi dan uang pangkal yang tidak jelas pengelolaannya sehingga tidak terciptanya Hak dan Kewajiban antara pihak kampus dan mahasiswa,” kata Agus.

Agus mengaku banyak menemukan, mahasiswa yang sudah lulus tetapi Nomor Induk Mahasiswa (NIM)-nya masih aktif. Bahkan nilai prodi yang tidak diinput oleh lembaga membuat mahasiswa merasa dirugikan. Hal ini menunjukan, buruknya administrasi kampus.

“Buruknya administrasi kampus yang melekat pada tubuh UNMA Banten sudah bukan lagi menjadi hal baru, setiap tahunnya selalu terdapat permasalahan yang sama yaitu NIM yang selalu aktif walaupun sudah lulus,” jelasnya.

Aksi mahasiswa UNMA Banten mengungkap bobrok kampus, Rabu, 8 Januari 2020. (BantenHits.com/ Engkos Kosasih)

Banyak Mahasiswa Kehilangan Motor

BACA :  Pengumuman Calon Pendamping Desa di Banten Janggal

Kenyamanan dalam mengenyam pendidikan di lingkungan kampus juga menjadi sorotan mahasiswa.

Selain buruknya fasilitas umum dan sosial, kampus yang terletak di Kecamatan Saketi itu lemah dari segi keamanan. Lemahnya keamanan di Kampus UNMA karena tidak adanya pagar yang mengelilingi kampus.

“Kemanan yang berada di lingkungan UNMA Banten sangat memperihatinkan terbukti beberapa waktu yang lalu telah terjadi kehilangan kendaraan bermotor yang terparkir di antara gedung FHS dan FEB serta kejadian kehilangan lainnya yang membuktikan keamanan di UNMA sangat bobrok,” tandasnya.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UNMA Banten Ali Nurdin tak merespons upaya konfirmasi yang diajukan BantenHits.com lewat WhatsApp. BantenHits.com masih terus mengupayakan konfirmasi dari pejabat lainnya.

BACA :  Jubir Penanganan Corona Pandeglang Ungkap Pasien Diduga Positif Corona Alami Sesak Napas dan Diisolasi usai Pulang dari Tanah Abang

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler