Connect with us

Berita Terbaru

Perbaiki Jalan Ambrol di Kaduagung, Pemkab Lebak Gelontorkan Anggaran Rp2,5 Miliar

Published

on

Ruas Jalan Rangkasbitung-Gunung Kencana yang tak jauh dari perempatan Kaduagung, Cibadak, Kabupaten Lebak dibiarkan ambrol bertahun-tahun. Di tahun 2020, Pemkab akan memperbaiki dengan anggaran Rp2,5 Miliar. (FOTO Tangkap layar IG @InfoRangkasbitung).

Lebak- Pemerintah Kabupaten Lebak akan memperbaiki ruas Jalan Rangkasbitung-Gunungkencana di Tahun 2020. Tak tanggung-tanggung anggaran sebesar Rp2,5 Miliar telah disiapkan.

Diketahui ruas jalan yang terletak tak jauh dari perempatan Kaduagung menuju Bojong Leles, Kecamatan Cibadak itu dibiarkan ambrol bertahun-tahun.

Kepala Bidang Pembangun Jalan dan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Lebak Irfan Suyatupika menerangkan perbaikan jalan akan menggunakan APBD Tahun 2020.

“Tahun ini diperbaiki, sekarang sedang proses lelang,”kata Irfan kepada awak media, Senin, 9 Maret 2020.

BACA :  Pejabat-pejabat 'Dekat' Iti Jayabaya Mulai Terpapar Covid-19; Ada yang Dua Kali Terkonfirmasi

Ia beralasan lambannya penanganan ruas jalan yang kerap dilalui kendaraan raksasa itu lantaran kontur tanah labil. Sehingga memerlukan waktu penelitian yang cukup lama.

“Setelah dilakukan penelitian, ternyata tanahnya rawan mengalami pergesaran. Setelah diketahui penyebabnya, maka tahun ini akan diperbaiki,”kata Irfan.

Dalam prosesnya, Irfan mengungkapkan akan memperkokoh pondasi tanah di bawah badan jalan. Saat proses perbaikan, lanjut Irfan kemungkinan ruas jalan tersebut akan dilakukan penutupan sementara.

“Pelaksanaannya setelah proses lelang selesai. Targetnya Mei tahun ini bisa dilaksanakan pekerjaannya,”ungkapnya.

Sementara Kepala DPUPR Lebak Maman SP mengatakan, jalan yang longsor di Kaduagung tersebut berada di sekitar bantaran Sungai Ciujung. Untuk itu, bila tidak dilakukan penelitian secara detail, tentu hasil perbaikannya tidak akan maksimal.

BACA :  RSUD Balaraja Buka Rekrutmen Pegawai Non-PNS

“Karena letaknya di sekitar bantaran Sungai Ciujung, maka kami tidak akan gegabah untuk langsung memperbaikinya. Setelah sekian lama melakukan penelitian dan penyebab longsornya diketahui, tahun ini kami siap melakukan perbaikan,” ujar Maman.

Editor: Fariz Abdullah



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler