Connect with us

Berita Terbaru

BPBD Minta Warga Waspada Cuaca Ekstrem; Tiga Kecamatan di Lebak Sudah Diterjang Banjir

Published

on

FOTO ILUSTRASI. Banjir bandang menerjang tiga desa di Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak saat warga menjalankan sahur. (Istimewa)

Lebak- Banjir bandang menerjang tiga kecamatan di Kabupaten Lebak, Rabu, 13 Mei 2020. Masing-masing Kecamatan Sajira, Cipanas dan Lebakgedong.

Akibatnya ratusan rumah dari beberapa desa terendam bahkan satu jembatan permanen Cinyiru, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebakgedong amblas. Alhasil akses dari Cipanas menuju Citorek terputus.

Menanggapi hal tersebut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak bergerak dengan cepat menyalurkan logistik untuk para korban.

“Sebagai pemenuhan logistikanya sudah kita terjunkan ke lokasi. Semoga bantuan berupa sembako tersebut bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak,”kata Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Kaprawi.

BACA :  Ular Piton Sepanjang 3,5 Meter Masuk ke Pemukiman Warga di Balaraja

Ia meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat saat ini cuaca ekstrem masih terjadi pada sore sampai malam hari. Terutama bagi mereka yang tinggal di daerah datarang tinggi dan bantaran sungai.

“Dari 28 Kecamatan, 12 kecamatan rawan bencana longsor, sedangkan 16 kecamatan itu rawan bencana banjir,”katanya.

Sementara Pelaksana Teknis Jalan Cipanas – Warung Banten Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Banten, Kuncoro hujan deras yang mengguyur wilayah utara Kabupaten Lebak membuat beberapa sungai di Lebak utara meluap. Bahkan, ruas Jalan Cipanas – Warung Banten di beberapa lokasi longsor. Termasuk Jembatan Cinyiru yang kembali ambles dan tidak bisa dilalui kendaraan.

“Ada empat jembatan yang terdampak, salahsatunya jembatan Cinyiru yang kini akses transportasi dari Cipanas menuju Citorek terputus akibat longsor. Kita akan segera tangani agar masyarakat bisa kembali melintas. Sementara agar bisa dilalu pejalan kaki atau roda dua warga berinisiatif mengurug dengan tanah dibagian yang amblas,” ungkapnya.

BACA :  Pemkab Pandeglang Santuni Santri yang Meninggal Saat Aksi di Jakarta  

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler