Connect with us

Berita Terbaru

Camat Pulomerak Bantah Perintahkan Suruhannya Menebang Pohon di Pulau Merak Kecil

Published

on

Camat Pulomerak Muhamad Hatta didampingi kuasa hukumnya Evi Silvi Yuniatul membantah dirinya telah menyuruh orang menebang pohon di Pulau Merak Kecil. (BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Petugas kepolisian Satreskrim Polres Cilegon saat ini tengah melakukan proses penyelidikan terkait adanya dugaan penebangan pohon di Pulau Merak Kecil yang terletak di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.

Terkait persoalan itu, Camat Pulomerak, Muhamad Hatta membantah telah memerintahkan orang suruhannya untuk melakukan penebangan pohon di pulau yang merupakan wilayah konservasi itu.

“Awalnya saya berinisiatif menyuruh Mang Asraf membersihkan pulau itu. Terus saya juga bilang ke dia jangan menebang pohon ya, hanya nyapu semak-semak aja biar orang yang ke sana nyaman. Jadi tidak benar adanya penebangan pohon,” kata Hatta kepada awak media, Minggu, 28 Juni 2020.

Hatta membantah informasi yang menyebutkan dirinya berencana akan mengambil alih pengelolaan tempat wisata Pulau Merak Kecil yang berada tak jauh dari Pelabuhan Merak-Banten.

BACA :  Serapan Anggaran OPD Rendah, Irna Bentuk Tim Khusus

“Gam tau (soal rencana itu) lilahi ta’ala gak tau sama sekali. Karena, perlu saya sampaikan dulu sama wali sepuh pernah ke sana (pulau) ngurusin. Wali sepuh sampai saat ini gak keluar surat permohonan itu sekitar tahun 2004,” jelasnya.

Hatta juga menegaskan dirinya tak tahu terkait persoalan yang terjadi di tempat wisata Pulau Merak Kecil saat ini. Bahkan ia menegaskan inisiatif dia murni untuk masyarakat.

“Karena saya kan gak tahu (ada persoalan), pak. Sumpah pak ga ada niatan yang lain selain niat yang baik pak untuk masyarakat. Kalau saya itu tau, saya ga bakal ke sana dan ga bakalan ngomong pak. Kalau saya tau, begitu hari Sabtu itu akan saya tarik dan akan saya larang lilahi ta’ala ga tau,” bebernya.

BACA :  WH Lepas 388 Jemaah Calon Haji di Masjid Al Azhom Tangerang

Terkait rencana pembangunan rumah makan di Pulau Merak Kecil, Hatta memastikan informasi itu tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta.

“Kalau menurut saya itu bohong dan tidak benar. Itu tidak benar. Saya sampai di situ aja dan tidak lebih dari itu,” tandasnya.

Hatta menuturkan, awal mula terjadinya persoalan itu pada saat dirinya meninjau tempat wisata Pulau Merak Kecil untuk memberikan imbauan terkait protokol Covid-19.

Namun di tengah perjalanan saat melakukan peninjauan dirinya melihat ada semak-semak yang cukup tebal. Sehingga, muncul inisiatif untuk membersihkannya agar terlihat lebih rapih. 

“Awalnya saya itukan ke pulau bersama pak Danramil, Babinsa dan Babinkamtibmas. Karena di sana cukup ramai sambil membawa alat pengukur suhu tubuh manusia dan mengimbau kepada masyarakat dan pengunjung agar menggunakan masker dan sekaligus saya memasang spanduk imbauan agar tetap melaksanakan protokol Covid-19. Itu awalnya,” ujarnya

BACA :  PKS Lebak Sumbang Material Bangunan untuk Korban Gempa

“Akhirnya saya bersama lima orang itu, termasuk dari pihak kepolisian. Terus muter-muter saya melihat di samping kamar mandi itu banyak semak-semak dan akhirnya saya setelah melihat semak-semak itu. Ya Allah ini tempat wisata banyak semak-semak, harusnya kan bersih dan rapi,” imbuhnya.

Di tempat yang sama Kuasa Hukum Keluarga dari Muhammad Hatta, Evi Silvi Yuniatul menyampaikan dirinya telah ditunjuk menjadi kuasa hukum berdasarkan Surat Kuasa Khusus Nomor: 07/ SK ESY 8: G0 / POLRES CILEGON / VI / 2020, tertanggal 28 Juni 2020.

Menurut Evi, atas nama klien dirinya tak mempersoalkan langkah yang sedang ditempuh oleh pihak kepolisian dengan melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan penebangan pohon.

Evi mengaku akan mendampingi Hatta mengikut proses yang sedang dilakukan oleh aparat kepolisian tersebut.

”Kami siap mengikuti proses yang sedang berjalan, ini kan baru praduga,” jelasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler