Connect with us

Berita Utama

Eyang Subur Ungkap Kisah Tragis di Jembatan Tarumanagara Pandeglang, Mobil Jatuh Hingga Tangan Warga Patah

Published

on

Kondisi jembata di Desa Tarumanagara, Pandeglang yang nyaris ambruk. (BantenHits.com/Engkos Kosasih)

Pandeglang – Jembatan sepanjang kurang lebih 30 meter di Desa Tarumanagara, Kecamatan Cigeulis, Pandeglang kondisinya semakin parah, bahkan kontruksi jembatan penghubung dua Kampung itu terlihat miring.

Tiang dan pipa sandaran jembatan yang dibangun pada tahun 2006-2007 itu juga sudah tak ada. Selain itu, Gerder atau bantalan jembatan juga terlihat menurun ke bawah, lantaran termakan usia.

Menurut warga sekitar, Cucun, jembatan ini memiliki kisah tragis, dimana pada saat itu sebuah mobil pick up terperosok ke bawah jembatan. Beruntung pada saat itu, air sungai sedang dangkal sehingga tidak ada korban jiwa.

BACA :  FKTS Sukarasa Tangerang Protes PKL di Festival Cisadane Ditertibkan Satpol PP

“Waktu itu mobil warga jatuh ke bawah, tidak ada korban jiwa, hanya tanganya saja patah,” kata Cucun, Sabtu, 11 Juli 2020.

Menurut Cucun, warga harus ekstra hati-hati saat melintas di jembatan tersebut. Lantaran, khawatir hal serupa terulang kembali, lantaran kondisi jembatan sudah sangat memprihatinkan.

“Harus hati-hati kalau mau melewati jembatan ini,” ujarnya.

Sementara Kepala Desa Tarumanagara, Andi Suhandi membenarkan insiden itu. Menurut dia, bukan hanya mobil yang terperosok ke bawah. Namun, ada pengendara sepeda motor juga yang terjun bebas ke bawah jembatan.

“Alhamdulilah orangnya mah pada selamat, cuma mobil dan motornya doang yang rusak,” katanya.

Andi mengaku, sudah mengajukan perbaikan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pandeglang, agar segera dilakukan perbaikan. Karena jika tidak segera di perbaiki, jembatan tersebut khawatir ambruk.

BACA :  Gelar Malam Amal Hadirkan Ari Laso dan Tata Janeta , Zaki Targetkan Donasi untuk Korban Tsunami Rp 1 M

“Kemarin sudah mengajukan ke DPUPR, semoga cepat ada respon. Kalau tidak segera diperbaiki khawatir ambruk, karena kondisinya sudah parah,” ujarnya.

Pria yang kerap disapa Eyang Subur itu berharap agar Pemkab Pandeglang dapat segera merealisasikan usulan pembangunan jembatan di Desanya, supaya tidak lagi ada kecelakaan yang terjadi akibat tidak layaknya jembatan untuk dipergunakan.

“Saya berharap itu dapat segera mendapatkan perbaikan, kasihan warga yang melintas, jangan sampe ada lagi kendaraan jatuh di jembatan itu,” tandasnya.

Dihubungi terpisah, Kepala DPUPR Pandeglang, Asep Rahmat mengaku, akan segera mengecek kondisi jembatan tersebut melalui Bidang Bina Marga.

“Usulannya sudah masuk ke kami dari Kepala Desa, nanti kami melalui Bina Marga akan survei dulu melihat kondisinya,” singkatnya.

BACA :  Nama 15 Wakil Rakyat di Tanah Jawara yang Menolak Bungkam soal Sengkarut Bank Banten

Editor: Fariz Abdullah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler