Connect with us

Berita Terbaru

Alhamdulillah, Guru Honorer di Kota Serang Dapat Bantuan Subsidi Upah Kemendikbud

Published

on

FOTO ILUSTRASI Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah ketika selfie bersama sejumlah guru. Tahun ini Pemkab Serang menganggarkan puluhan Miliar untuk insentif guru. (Dok. BantenHits.com)

Serang – Akibat pandemi Covid-19, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI memberikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada guru dan tenaga pendidik non PNS di Kota Serang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Wasis Dewanto mengatakan, guru harus menginput data di sistem melalui Aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) pada sekolah masing-masing.

“Selama ini (Dapodik) menjadi aplikasi yang merangkum semua data yang ada di sekolah dan fungsinya cukup banyak,” kata Wasis di Kota Serang, Kamis 26 November 2020.

BACA :  Kampung Kasus Pertama Positif Corona di Lebak Dirapid Test, Warga Kocar-kacir

Dijelaskan Wasis, salah satu persyaratan untuk mendapatkan bantuan, para guru harus memiliki BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini guna memudahkan Dindikbud dalam mengecek kepemilikan BPJS Ketegakerjaan serta mendorong para guru agar memiliki BPJS Ketenagakerjaan.

“Mendorong serta mempermudah para guru dan tenaga pendidikan tersebut memiliki BPJS Ketegakerjaan,” paparnya.

Dikatahui bahwa bantuan tersebut disalurkan secara bertahap hingga akhir November 2020, dan dapat dicairkan pada Desember hingga Juni 2021 mendatang, setiap guru akan mendapa Rp 1,8 juta.

Sementara itu, Kepala Seksi Guru dan Tenaga Kependidikan pada Dindikbud Kota Serang, Dadan menuturkan, jumlah guru non PNS di sekolah negeri jumlahnya sekitar 1.907 orang.

“Informasi yang saya dapat BSU ini program untuk guru di semua jenjang pendidikan,” ujar Dadan.

BACA :  Raperda Tentang Pelayanan Publik Lebih Perhatikan Penyandang Disabilitas

Lebih lanjut, Dadan meyakinkan bahwa pihak Dindikbud hanya membantu sekolah-sekolah yang kesulitan ketika menginput data guru di sisten Dapodik.

Bukan hanya itu, Dindikbud juga akan membantu para guru yang belum memiliki BPJS Ketenagakerjaan sehingga bisa terdaftar sebagai penerima BSU.

Editor: Mursyid Arifin 



Pria kelahiran Cihara, Kabupaten Lebak ini, dikenal aktif berorganisasi. Sejak sekolah hingga kuliah, jabatan strategis dalam organisasi pernah diembannya. Mursyid dikenal memiliki daya juang dan dedikasi tinggi dalam pekerjaannya.

Terpopuler