Connect with us

Berita Terbaru

Warga Kab. Tangerang Ditemukan Tewas Dalam Koper di Kota Suci Mekkah

Published

on

FOTO ILUSTRASI. Ibnu Kasir saat membuka koper hitam miliknya yang ditinggalkan di gereja HKBP Kota Serang. Koper tersebut sempat membuat heboh warga lantaran dikhawatirkan berisi bom. (Dok. BantenHits).

Tangerang – Identitas jenazah yang ditemukan terbungkus dalam sebuah koper besar di Kota Suci Mekah, Arab Saudi, akhirnya terungkap. Korban, merupakan warga Kampung Bakung RT 04/01, Desa Bakung, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban merupakan seorang wanita muda bernama Afryani. Almarhumah belakang diketahui masih berumur 18 tahun dan telah pergi ke Arab Saudi sejak Januari 2020 atas ajakan seseorang yang rumahnya tidak jauh dari lingkungannya.

“Iyah, betul. Jenazah tersebut benar merupakan warga kami yang tinggal di Desa Bakung,” kata Camat Kronjo Tibi kepada Bantenhits.com saat dihubungi melalui sambungan telepon seluler, Selasa 1 November 2020.

BACA :  November - Desember Penularan Covid-19 Naik Dua Kali Lipat, Ada Apa?

Meskipun begitu, Tibi belum mau menyampaikan informasi secara detail mengenai warganya yang ditemukan meninggal dunia di dalam koper tersebut. Sebab, kata dia, saat ini pihaknya masih meninggu kabar terkait kepulangan jenazah wanita muda itu.

“Yang jelas, kami sudah informasikan kepada keluarganya dan benar bahwa almarhumah merupakan warga sini. Kalau untuk rencana itu (kepulangan jenazah), kami juga masih menunggu informasinya, segitu dulu aja yah,” ujar Tibi.

Sebelumnya diketahui, jasad seorang wanita muda ditemukan terbungkus dalam sebuah koper besar di Kota Suci Mekah, Arab Saudi, tepatnya di dekat jalan lingkar keempat pada Minggu 29 November 2020.

Jasad tersebut pertama kali ditemukan di dalam sebuah koper besar oleh seorang warga yang sedang berjalan-jalan di sekitar tempat kejadian. Mayat beserta kopernya ditemukan tertinggal di pinggir jalan.

BACA :  Kabupaten Tangerang Turun dari Zona Merah jadi Orange; Cepat dan Tepat dalam Pengambilan Keputusan Jadi Kunci

Warga tersebut kemudian menaruh curiga dan membuka isi tas koper. Ia terkejut ketika menemukan jenazah tersimpan di koper dan langsung melaporkan temuannya kepada polisi di sekitar tempat kejadian.

Dugaan awal, korban diketahui meninggal dunia karena mengalami sakit. Otoritas setempat kemudian langsung melakukan investigasi untuk mengusut temuan mayat di dalam koper tersebut.

Teranyar, Kementerian Luar Negeri RI akhirnya mengungkap kronologi kematian  jasad perempuan dalam koper yang ditemukan di kawasan Mina, Mekkah, Arab Saudi ini.

Dikutip dari Suara.com (jaringan Bantenhits.com), Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu Judha Nugraha mengatakan, berdasarkan informasi dari kepolisian wilayah Mina, jasad perempuan muda ini sebelumnya merupakan pekerja migran. Korban, rupanya kabur dari majikannya sebelum ditemukan meninggal dunia.

BACA :  Militan! Riset Cambridge International Ungkap 93 Persen Pelajar di Indonesia Pilih Aksi Nyata Perangi Polusi

“Yang bersangkutan tercatat kabur dari majikan,” katanya.

Setelah kabur dari majikan, WNI tersebut statusnya menjadi orang yang hidup tanpa dokumen.

“Sehingga statusnya menjadi undocumented. Iya, tidak ada dokumen, itu salah satunya memang overstayer,” kata dia.

Editor: Fariz Abdullah



Rifat Alhamidi memulai karir sebagai jurnalis pada sejumlah media massa di Banten. Di masa kuliahnya, pria kelahiran Pandeglang ini dikenal sebagai aktivis mahasiswa. Dia memiliki ketertarikan pada dunia sosial dan politik.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler