Connect with us

Berita Terbaru

Metode Ini Bisa Dipakai untuk Pengobatan Covid-19; Di Kab. Tangerang Sudah 7 Orang Melakukannya

Published

on

Masyarakat saat melaksanakan Donor Plasma Konvalesen di Markas PMI Kabupaten Tangerang. (Bantenhits/Rikhi Ferdian)

Tangerang- Wakil Presiden Ma’ruf Amin mencanangkan gerakan donor Plasma Konvalesen, Senin, 18 Januari 2021. Metode ini disebut-sebut bisa sebagai salah satu metode pengobatan Covid-19.

Di Kabupaten Tangerang, pencanangan gerakan nasional tersebut dilakukan dengan menggelar donor Plasma Konvalesen di markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang. Para pendonor plasma merupakan pasien atau penyintas Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh. 

Kepala Unit Donor Darah PMI Kabupaten Tangerang dr. Zainal Muttaqin mengungkapkan, saat ini sudah ada 7 plasma Konvalesen yang didapat para pendonor, 2 dari pendonor di PMI, 5 dari pendonor plasma di RSUD Kabupaten Tangerang. 

BACA :  Sempat Kejar-kejaran, Maling Motor di Warunggunung Lebak Babak Belur Diamuk Massa

Ia mengaku, masih membutuhkan Plasma Konvalesen dalam jumlah yang banyak mengingat jumlah penderita Covid-19 di Kabupaten Tangerang yang terus meningkat. 

“Ini kita masih butuh banyak lagi karena yang menderita (Covid-19) juga cukup banyak, kebutuhan Plasma Konvalesen juga meningkat. Saya harap para penyintas Covid-19 yang sudah sembuh bisa sukarela mendonorkan plasmanya untuk membantu para penderita yang sedang dirawat,”kata Zainal kepada BanteHits.com 

Lebih jauh ia menerangkan, adapun syarat menjadi pendonor Plasma Konvelesen yang pertama pendonor diprioritaskan bagi laki-laki atau perempuan yang belum melahirkan serta pernah menderita Covid-19 dengan kriteria sedang sampai berat dan sudah dinyatakan sembuh. 

Syarat kedua, lanjut dia, usia pendonor 18-60 tahun yang nantinya akan dilakukan test terlebih dahulu untuk memeriksa kesehatan sebelum berdonor, seperti berat badan dan tekanan darah. 

BACA :  Lebak Bukan Terbaik Soal Transparansi Informasi Publik, Wkl Ketua KTP: Lihat Tahun Depan!

“kalau donor Plasma Konvalesen sendiri dilakukan selama 45 menit ditransfusikan dengan menggunakan alat Aperesis, dimana alat ini mampu memisahkan antara Sel Darah merah, Sel Darah putih, trombosit dan Plasma Konvalesen,” Jelasnya.

Sementara, anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Deden Umardani menyambut baik program Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen yang dijadikan sebagai salah satu alternatif upaya penyelamatan bagi pasien yang terinfeksi Covid-19. 

“Saya berharap gerakan donor ini bisa menggerakan banyak penyintas Covid-19 untuk menjadi pendonor plasma Konvalesen. Ini semata-mata untuk menyelamatkan sodara-sodara kita yang terpapar virus korona,”tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Terpopuler