Connect with us

Berita Terbaru

Jangan Dicontoh! Klub Motor Ninja di Tangerang Asyik Kopdar dan Berkerumun di Kawasan Citra Raya, Akhirnya Bernasib Begini

Published

on

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro Saat Memberikan Pengarahan Kepada Komunitas Klub Motor Ninja. (Istimewa)

Tangerang- Sebanyak 24 unit kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi surat resmi dan tidak sesuai spesifikasi teknis laik jalan diamankan oleh Jajaran kepolisian dari Polresta Tangerang. 

Puluhan motor yang rata-rata telah dimodifikasi tersebut diamankan saat 55 personil dari Polresta Tangerang, membubarkan kerumunan klub motor Ninja yang tengah menggelar kopi darat di Kawasan Citra Raya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. 

“Ini Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Patroli Skala Besar dalam rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) khususnya di bulan Ramadhan,” Tutur Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, Minggu 18 April 2021. 

BACA :  Awas! Kawanan Pencuri Beraksi Pagi Hari, Rumah di Sukarasa Tangerang Dibobol

Menurut mantan Kapolres Gresik ini setiap orang tidak dilarang untuk membentuk atau menjadi anggota komunitas. Namun mengingat  saat ini masih dalam situasi pandemi, ia mengimbau agar menghindari pertemuan yang mengakibatkan kerumunan.

“Komunitas yang berkerumun dapat berpotensi menjadi klaster baru penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Wahyu, komunitas motor yang berkerumun juga berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas serta mengganggu ketertiban umum. Karena dapat memicu aksi seperti balap liar hingga mengonsumsi minuman keras, dan menggunakan narkoba. 

“Kerumunan komunitas klub motor juga berpotensi menyebabkan terjadinya tawuran,” tambah Wahyu.

“Jadilah komunitas motor yang positif. Tertib  dengan menggunakan kendaraan yang sesuai dengan spesifikasi uji layak jalan,” tambahnya.

BACA :  BKKPD Tangerang: Tak Ada Libur Panjang untuk PNS!

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Terpopuler