Connect with us

Berita Terbaru

Keselamatan Masyarakat Penyebab Massa Aksi Penolakan PPKM di Lebak Diamankan Polisi

Published

on

Kapolres Lebak, AKBP Teddy Rayendra saat memberikan keterangan pers mengenai massa aksi penolakan PPKM yang diamankan polisi. (Istimewa)

Lebak- Sejumlah massa aksi unjuk rasa di Pendopo Bupati Lebak diamankan pihak kepolisian, Senin, 26 Juli 2021. Mereka digiring ke Mapolres Lebak saat akan menyampaikan aspirasi penolakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Usut punya usut, para aktivis ini diamankan untuk mencegah kerumunan dan dilakukan swab tes oleh korps bahayangkara.

“Kita swab, khawatir kalau nanti ada yang positif kan tar menyebar,”kata Kapolres Lebak, AKBP Teddy Rayendra kepada awak media.

“Lagi disitu (Pendopo Bupati Lebak) sedang ada vaksinasi Covid-19 gratis,”tambahnya.

Baca Juga: Baru Mau Demo Tolak PPKM Lalu Minta Diizinkan Dine In di Kafe, Mahasiswa di Lebak Diamankan Polisi

BACA :  Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pemkot Tangerang Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Pendidik Satuan PAUD

Menurut Teddy, tindakan pengamanan juga diperlukan lantaran saat ini kondisi Kabupaten Lebak tengah menerapkan PPKM Level 3.

“Keselamatan masyarakat nomor satu,”tandasnya.

Sebelumnya, Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Aliansi Social Justice diamankan pihak kepolisian, Senin, 26 Juli 2021. Mereka diangkut ke dalam mobil pengendalian massa (Dalmas) oleh anggota korps bhayangkara yang tengah berjaga.

Peristiwa itu terjadi saat para mahasiswa ini hendak unjuk rasa di depan Pendopo Bupati Lebak untuk menolak perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Dalam siaran pers yang diterima Bantenhits, aksi unjuk rasa digelar juga sebagai bentuk protes adanya kebijakan pelarangan dine in di kafe dan tempat ngopi.

“Kebijakan itu banyak merugikan pelaku usaha mikro,”kata Koordinator Aksi Nukman Paluti, dalam siaran persnya.

BACA :  Ditipu Pria Berkaos Merah, Ojek Pangkalan di Citeras Lemes Tiga Kali Kehilangan Motor

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler