Connect with us

Berita Terbaru

PPKM di Perpanjang, Pemungutan Suara pada Pilkades di Kabupaten Serang Bakal Pakai Cara Ini

Published

on

Ilustrasi Pilkades di Pandeglang. (NET)

Serang – Pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis (PPKM). Perpanjangan ini berimbas pada Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2021 di Kabupaten Serang.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Panitia Pilkades Serentak Kabupaten Serang, Tubagus Entus Mahmud Sahiri mewacanakan akan tetap menggelar Pilkades dengan sistem pemungutan suara secara keliling ke rumah-rumah warga.

“Karena jika kita melihat kesehatan di masyarakat kita tidak tahu kapan pandemi ini akan berakhir,” katanya, Senin 26 Juli 2021.

Menurut Entus, dalam Inmendagri Nomor 23 Tahun 2021 bisa melaksanakan Pilkades asalkan kondisi kesehatan di daerah diukur selama 23 minggu atau sampai akhir tahun 2021.

BACA :  Helikopter Kapolri dan Pangdam Jaya Jadi Tontonan Warga Tangerang

“Sementara kebutuhan kita, kebutuhan masyarakat terutama para calon kades yang menghendaki agar segera dilaksanakan pemungutan suara, kita hanya tinggal dua tahapan lagi,” terangnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang ini memastikan, jika tetap dilaksanakan Pilkades dengan wacana TPS keliling bisa berjalan lancar. Sebab, untuk masa kampanye pun pihaknya memastikan tidak masalah karena dilakukan secar virtual.

“Ini tinggal pemungutan suara saja, maka kita wacanakan pemungutan suara suara dengan TPS keliling kepada masyarakat pemilih,” ungkap Entus.

Diketahui, pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2021 di Kabupaten Serang rencana awal digelar pada 11 Juli, kemudian diundur dengan diberlakukannya PPKM Darurat menjadi tanggal 1 Agustus. Berdasarkan Surat dari Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia tertanggal 21 Juli 2021 pun kembali ditunda.

BACA :  Pengakuan Peneror Anak Wartawan di Lebak, Biasa Dipenjara Asal Hati Puas

Sedangkan menurut Asda I Bidang Administrasi Pemerintahan Setda Kabupaten Serang, Nanang Supriatna, wacana tersbeut perlu dikaji agar tidak ada masalah dikemudian hari, baik aspek teknis maupun aspek legal formalnya.

“Namun ini masih lebih baik dicoba daripada nunggu kondisi COVID-19 yang belum menentu. Hal ini dalam rangka memberi masukan juga kepada pemerintah (Kalau diterima) sebagai jalan tengah terhadap kondisi yang ada. Nanti teman-teman di DPMD akan merumuskan teknis nya sematang mungkin,” tutupnya.

Editor : Engkos Kosasih



Advertisement
1 Comment

1 Comment

  1. taufiqurrahman

    26/07/2021 at 08:03

    untuk pilkades serentak di kabupaten serang yang direncanakan tgl 1 agustus 2021 memang sebaiknya di undur utk satu minggu kedepan. untuk melakukan/melaksanakan simulasi pemilihan dengan cara TPS berjalan. Karena ini menyangkut masalah waktu, lokasi yang jauh, fisik petugas yang keliling serta persiapan format saksi, petugas dll.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler