Connect with us

Berita Terbaru

Asyik! TPI III dan Pasar Ikan Labuan Ada yang Lirik, Ini Bocoran Investor yang Akan Bikin PAD Pandeglang dari Sektor Perikanan Naik

Published

on

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang bersama pengelola TPI III Labuan dan investor saat membahas rencana penataan Pasar Ikan Labuan. (BantenHits.com/ Samsul Fatoni)

Pandeglang – Tempat Pelelangan Ikan (TPI) III dan Pasar Ikan Labuan, Pandeglang tengah dilirik investor. Bukan tanpa sebab, kawasan tersebut memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembankan, karena lokasinya cukup dekat dengan Pasar Induk Labuan.

Salah satu investor yang berminat untuk mengelola dan mengembangkan pasar ikan dan TPI III Labuan tersebut, yaitu investor yang saat ini mengembangkan Pasar Menes, Pandeglang.

Kepala Dinas Perikanan Pandeglang, Suaedi Kurdiatna membenarkan soal ketertarikan investor yang ingin mengembangkan pasar ikan dan TPI III Labuan. Pihaknya pun setuju jika ada investor yang akan mengembangkan kawasan tersebut, karena sejauh ini kondisi Pasar Ikan Labuan belum tertata dengan baik.

BACA :  Danlanal Banten Tegaskan Siap Dukung Gerakan Rehabilitasi Terumbu Karang di Pandeglang

“Iya benar ada investor yang ingin mengembangkan pasar ikan dan TPI. Pihak ketiga yang akan mengembangkan kawasan in akan dapat membantu dalam membangun TPI. Targetnya secepatnya, mudah-mudahan dalam tahun ini kerjasama dengan swasta segera terealisasi,” ungkapnya, Selasa 3 Agustus 2021.

Dikatakannya, untuk pembangunan dalam pengembangan pasar ikan dan TPI tersebut anggaran yang digunakan sepenuhnya berasal dari pihak swasta dengan sistem kerjasama yang saling menguntungkan.

“Jadi saya melakukan terobosan, karena ini juga sebetulnya tadinya akan dibangun melalui program kotaku, hanya mungkin step by step. Tapi nelayan kadang-kadang pengen cepat, makanya saya panggil konsultan apakah ini sudah ada perencanaannya, ternyata kan belum, jadi kalau memang ada yang cepat ya saya pilih, karena kasian nelayan juga,” ujarnya.

BACA :  Anggota TNI Polri Ramai-ramai 'Kepung' Pelabuhan Merak usai Masuk Zona Merah Covid-19, Ada Apa?

Penataan dan pengembangan yang akan dilakukan lanjut Suaedi, lebih ke penempatan pedagang ikan dan mengenai kebersihan tempatnya itu sendiri. Adapun kerjasama itu, dilakukan dengan pihak swasta yang biasa mengembangkan pasar-pasar tradisional.

“Semoga dengan adanya kerjasama dengan pihak ketiga kondisi pasar ikan dan TPI bisa lebih maju lagi. Adapun estimasi kebutuhan anggaran sekitar Rp 1,5 miliar,” katanya.

Dipastikannya, dengan dilakukannya penataan TPI dan pasar ikan, ditambah adanya pembangunan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) nantinya, akan menjadi akses bagi warga dan pedagang ikan untuk meningkatkan aktivitas jual beli ikan.

“Sehingga hal ini juga dapat berdampak pada perekonomian masyarakat dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tandasnya.

BACA :  Buntut Harga Daging Sapi Menggila, Gapenda Satroni Gedung DPRD Banten

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Samsul Fatoni memulai karier jurnalistik di sejumlah media massa mainstream di Banten. Pria yang dikenal aktivis semasa kuliah ini memutuskan bergabung BantenHits.com karena ingin mendapatkan tantangan dalam berkarya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler