Connect with us

Berita Terbaru

Bakri Terkapar Bersimbah Darah Gegara Comblangin Mantan Istri Tetangga

Published

on

Polsek Carenang berhasil mengamankan dua pelaku pengeroyokan terhadap Bakri yang terkapar bersimbah darah usai menjodohkan mantan istri tetangganya. (Istimewa)

Serang- Bakri alias Bewok terkapar bersimbah darah usai dikeroyok empat orang pria. Ia pun terpaksa dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis.

Bakri nyaris meregang nyawa di tangan empat orang pria yang tak lain TF (33), RS, ST dan KA. Usut punya usut, TF ternyata masih bertetangga dengan Bakri.

Mereka nekat melakukan penganiayaan kepada Bakri karena telah menjodohkan mantan istri dari TF kepada lelaki lain.

“Motifnya lantaran tersangka TF kesal dan sakit hati karena korban mengenalkan pria kepada mantan isteri nya,” ujar Kapolsek Carenang AKP Samsul Fuad melalui pesan singkat, Kamis 27 Januari 2022.

BACA :  TKS Curhat Gaji Kecil, Irna: Sudah Titipan, Kerjanya Juga Enggak Jelas

Peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada Senin 24 Januari 2022 sekitar pukul 11:30 WIB. Saat itu korban Bakri sedang di pos ronda didatangi TF bersama RS, ST dan KA.

Tanpa mengeluarkan sepatah kata pun, TF bersama 3 rekannya langsung menghujani pukulan ke arah wajah dan seluruh bagian tubuh korban.

“Dikeroyok 4 orang, korban tidak mampu melakukan perlawanan dan berusaha menyelamatkan diri,” jelas Kapolsek.

Korban sempat berlari menyelamatkan diri, namun karena merasakan pusing akibat dipukuli, belum lari jauh korban terjatuh.

“Saat bangun dari jatuhnya korban dihajar dengan batang bambu, akibatnya korban kembali tersungkur tidak berdaya,” tuturnya.

Warga yang melihat peristiwa pengeroyokan tersebut berusaha melerai. Karena kondisi korban luka parah, warga segera melarikan korban ke Puskesmas Carenang, sementara para pelaku melarikan diri.

BACA :  2,5 Persen Proyek Alkes Banten untuk Dana Taktis Atut dan Andika

“Setelah mendapatkan pengobatan, korban melaporkan kasus pengeroyokan tersebut ke Mapolsek Carenang,” jelasnya.

Pihak kepolisian setelah menerima laporan dan mengidentifikasi para pelaku, Tim Unit Reskrim yang dipimpin Bripka Lupiyanto langsung bergerak melakukan pengejaran.

Tidak butuh waktu lama, 2 tersangka yaitu TF dan RS berhasil diamankan ditempat nongkrong di sekitaran Balai Desa Teras berikut barang bukti batang bambu yang digunakan memukuli korban. Keduanya langsung digelandang ke Mapolsek Carenang untuk dilakukan pemeriksaan.

“Untuk 2 tersangka lainnya masih dalam pengejaran. Kami berharap dua pelaku yang masih di luar agar segera menyerahkan diri mempertanggung jawabkan perbuatannya,”tukasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler