Connect with us

Berita Terbaru

Kondisinya Viral di Medsos, Penderita Stroke yang Tinggal di Gubuk Reot Baru Diperhatikan Pemerintah

Published

on

Ani Muhamad (57) warga Desa Pagelaran, Kecamatan Pagelaran yang mengalami stroke. (Tangkapan layar vidio)

Pandeglang – Ani Muhamad (57) warga Desa Pagelaran, Kecamatan Pagelaran, mengalami stroke. Ironinya ia tinggal di gubuk reot.

Kondisi Ani viral di media sosial, dalam video berdurasi selama 2.50 menit itu terlihat Ani terbaring lemah di sebuah gubuk yang dengan beralaskan tikar.

Dalam vidio juga terlihat Ani tengah dikunjungi oleh dua orang warga dan seorang anggota TNI. Deiketahui, Ani menderita stroke sudah 4 tahun.

“Saya memohon, tolong kepada pejabat meminta bantuan untuk kesembuhan bapak Ani. Tinggalnya juga di gubuk saung kayu,” ungkap salah seorang warga dalam video itu.

BACA :  ZK, Pelaku Perampasan dalam Taksi Ditangkap

Setelah vidionya viral di medsos, penderita struk menahun itu baru mendapat perhatian dari pemerintah. Kepala Desa, Camat Pagelaran dan Ketua DPRD Pandeglang berbondong-bondong mendatangi kediaman Ani.

“Kami minta tolong kepada pemerintah, baik anggota DPRD, Bupati Pandeglang dan Presiden juga tolong lah warga ini kasihan sudah menderita 4 tahun. Penderita ini juga tinggalnya di gubuk tolong diperhatikan,” kata warga yang ada di vedio itu.

Camat Pagelaran Subro Mulisi membenarkan, jika Muspika Pagelaran bersama Ketua DPRD Pandeglang, telah mendatangi kediaman salah satu warga di Desa Pagelaran yang menderita stroke tu.

“Tadi, Muspika bersama Ketua DPRD mendatangi warga penderita struk yang memang kondisinya memprihatinkan,” ujarnya.

BACA :  Bangun Musala, Pemkab Lebak Diduga Serobot Lahan Warga

Menurut Subro, pihak keluarga menolak jika pasien dibawa ke rumah sakit, lantaran tak memiliki biaya selama menunggu di sana. Sehingga pihak keluarga memilih agar Ani dirawat di rumah.

“Tadi, kita sudah berupaya untuk membantu perawatan dan mau dibawa ke rumah sakit, namun pihak keluarga keberatan kalau pasien dirawat di rumah sakit. Akhirnya, memilih untuk perawatan di rumah (Berobat jalan) saja,” tutupnya.

Editor : Engkos Kosasih



Samsul Fatoni memulai karier jurnalistik di sejumlah media massa mainstream di Banten. Pria yang dikenal aktivis semasa kuliah ini memutuskan bergabung BantenHits.com karena ingin mendapatkan tantangan dalam berkarya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler