Connect with us

Berita Terbaru

Nonton KKN Desa Penari, Warga Lebak Teriak Layar Bioskop Mendadak Mati

Published

on

Postingan kekecewaan netizen kala layar bioskop mendadak mati di tengah pemutaran film KKN Desa Penari. (FOTO Tangkap Layar)

Lebak- Jagat media sosial dihebohkan oleh peristiwa janggal yang terjadi saat warga Kabupaten Lebak menonton film KKN Desa Penari.

Bagaimana tidak, mereka menyebut bahwa layar bioskop di NSC Rangkasbitung mendadak mati di tengah-tengah pemutaran film horor tersebut. Sontak saja hal itu membuat masyarakat kaget sekaligus kecewa.

Usut punya usut, matinya layar karena adanya kendala dari fasilitas bioskop. Ironinya, pihak pengelola bioskop justru terkesan membiarkan hingga para pengunjung menunggu selama satu jam.

Tentu saja peristiwa itu membuat banyak netizen menyayangkan pelayanan satu-satunya bioskop di Kabupaten Lebak tersebut. Hal itu diposting dalam sebuah akun Instagram @inforangkasbitung.

BACA :  Bukan Korban Peluru Nyasar, Yudis Remaja di Pandeglang Memang Ditembak Polisi

Akun publik itu memposting beberapa keluhan masyarakat yang kecewa terhadap pelayanan pihak manajemen bioskop.

Sontak saja, beberapa postingan tersebut dibanjiri oleh ratusan hingga ribuan komentar pedas netizen.

“sumpah betee banget nonton nanggung banget, padahal filmya belum selesai dan gak ada kejelasan apa2 dari pihak terkait dan akhirnya pulanh dengan rasa kecewa karena filmya belum selesai. Tolong Nsc Rangkasbitung diperhatikan lagi dan diperbaiki lagi pelayanan nya,”tulis akun @apriantiatika dalam komentarnya.

“Aku nonton!!! Bener bener kecewa pintu juga udah dikunci terus AC nya ngga dingin malah gerah,”timpal akun @ayustirhy17.

Hingga berita ini publish belum ada keterangan resmi dari pihak NSC Rangkasbitung mengenai matinya layar bioskop di tengah pemutaran film. Bantenhits masih mengupayakan upaya konfirmasi.

BACA :  SIUP MB Dinilai Lemahkan Perda Pengawasan Minol di Tangerang

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler