Connect with us

Berita Terbaru

DPRD Akan Turun Periksa Proyek Jakamantul yang Banyak Temuan, DPUPR dan Kontraktor Diminta Bertanggungjawab

Published

on

Tembok Penahan Tanah atau TPT pada proyek Jakamantul di ruas jalan Cibodas – Cipinang Pandeglang nyaris ambruk. Padahal proyek yang menelan APBD Rp 2,1 M ini belum selesai dikerjakan. (BantenHits.com/ Samsul Fatoni)

Pandeglang – Komisi III DPRD Pandeglang minta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan Kontraktor bertanggungjawab atas pekerjaan proyek Jalan Cibodas – Cipinang di Kecamatan Angsana yang dinilai asal jadi oleh aktivis dan masyarakat.

Sekretaris Komisi III DPRD Pandeglang, Ade Muamar mengatakan, pemerintah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan tersebut supaya hasil pembangunannya benar – benar dirasakan oleh masyarakat.

Maka kata Ade, jangan sampai proyek tersebut dikerjakan asal – asalan tanpa memperhatikan kualitas bangunan.

BACA :  Pengusutan Pungutan ASN untuk Pemenangan Ketua NU; Ketua KPK Tak Tandatangan, Wakil Minta Muktamar Bebas Politik Uang

“Pihak dinas dan kontraktor harus tanggungjawab atas proyek itu. Perhatikan kualitas, kerjakan proyek sesuai aturan yang ada,” ungkap Ade Muamar, Minggu 28 Mei 2022.

Anggaran yang dialokasikan kepada pembangunan tersebut, lanjutnya, bukan duit pribadi, akan tetapi uang negara yang harus dipertanggungjawabkan.

Politisi PKB itu juga meminta DPUPR meningkatkan sistem pengawasannya, jangan diam saja hanya menunggu laporan. Tapi harus turun ke lapangan untuk mengawasi sejauh mana pekerjaan yang dilakukan kontraktor.

“Beri teguran kepada kontraktornya jika pekerjaan nya tidak baik, jangan sampai dibiarkan saja,” tegasnya.

Ia juga mengaku, akan melakukan kontrol ke lapangan untuk memastikan setiap proses pembangunan jalan dalam program Jalan Kabupaten Pandeglang Mantap Betul (Jakamantul) Bupati Pandeglang tersebut.

BACA :  Gerebeg Gudang di Pabuaran Serang, Polisi Sita 1.672 Kg Ganja

“Kami akan agendakan tinjau ke lapangan, kami tidak mengharapkan proyek pemerintah ini dikerjakan asal jadi saja,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, proyek pembangunan ruas japan Cibodas – Cipinang menelan anggaran sebesar Rp 2,1 miliar lebih dari APBD Pandeglang TA 2022.

Proyek Jakamantul yang dikerjakan oleh CV Tridaya tersebut pada bangunan Tembok Penahan Tanah (TPT)nya sudah banyak yang mengalami kerusakan, bahkan ada sejumlah titik yang nyaris ambruk.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 

 

 



Samsul Fatoni memulai karier jurnalistik di sejumlah media massa mainstream di Banten. Pria yang dikenal aktivis semasa kuliah ini memutuskan bergabung BantenHits.com karena ingin mendapatkan tantangan dalam berkarya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler