Connect with us

Berita Terbaru

Arnah Bisa Senyum Semringah, Sertifikat Tanahnya di Tigaraksa Bisa Terbit Gratisan

Published

on

Warga Kabupaten Tangerang menunjukkan sertifikat tanah yang diperoleh gratis melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau PTSL. Pada Kamis, 9 Juni 2022 Pemkab Tangerang dan BPN menyerahkan secara simbolis 4.900 lebih sertifikat program PTSL kepada warga 14 kecamatan di Kabupaten Tangerang.(Foto: tangerangkab.go.id)

Tangerang – Wajah Arnah, warga Desa Pete, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Kamis, 9 Juni 2022, mendadak semringah. Penantiannya untuk memiliki sertifikat kepemilikan tanah akhirnya terwujud.

Rasa syukur pun dia tunjukkan dengan mengucapkan kalimat tahmid saat penyerahan secara simbolis 4.900 lebih sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada warga 14 kecamatan di Kabupaten Tangerang.

“Alhamdulillah, saya merasa sangat senang akhirnya sertifikat rumah saya sudah keluar,” ucapnya seperti dikutip BantenHits.com dari laman resmi Pemkab Tangerang.

BACA :  Lestarikan Kebiasaan Keluarga Besar, Ratu Ati Marliati Bagikan Zakat kepada Ribuan Warga Cilegon

Acara yang dipusatkan di Kantor Kecamatan Tigaraksa ini dihadiri langsung Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar bersama Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten. Acara juga terhubung secara virtual zoom dengan 13 kecamatan lainnya.

Bupati Zaki mengatakan, 2022 ini target program PTSL di Kabupaten Tangerang sebanyak 27 ribu dan diharapkan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga warga bisa memiliki kekuatan hukum atas tanah yang dimiliki.

“Jadi mudah-mudahan dengan terpetakannya dan terdaftarkannya bidang tanah di Kabupaten Tangerang, bisa melindungi hak masyarakat terkait kepemilikan hak atas tanah mereka,” kata Zaki.

Bupati Zaki juga mengimbau kepada seluruh kepala desa dan perangkatnya serta para camat untuk lebih giat lagi membantu memetakan dan menyertifikasikan seluruh bidang-bidang tanah di wilayahnya masing-masing.

BACA :  Sungai Ciberang Kembali Meluap, Tiga Jembatan Darurat di Lokasi Banjir Bandang dan Longsor Lebak Hanyut

“Ini kerjasama seluruh perangkat di pemerintah daerah, bekerja sama dengan BPN dan juga Kantor Wilayah BPN di Provinsi Banten dalam rangka memberikan kepastian hukum kepada masyarakat dalam kepemilikan tanahnya mereka,” jelasnya.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar (tengah) saat menyerahkan secara simbolis 4.900 sertifikat PTSL kepada warga di 14 kecamatan, Kamis, 9 Juni 2022.(Foto: tangerangkab.go.id)

Sementara itu Nugraha selaku Kepala Kantor BPN Kabupaten Tangerang, dalam laporannya mengatakan, pembagian sertifikat ini merupakan tahap kedua. Tahap pertama sudah dilakukan secara langsung yang dihadiri oleh Pak Menteri Sofyan Jalil di Babakan Asem.

“Saat ini sudah ada revisi target, jadi yang tahap pertama kemarin 500 yang di Babakan Asem. Sekarang Kabupaten Tangerang mendapat 27.000 bidang sertifikat untuk PTSL Tahun 2022,” ungkap Nugraha.

BACA :  Geledah Tempat Jamu di Serang, Polisi Amankan 8 Boks Miras Siap Edar

BPN sangat mengapresiasi jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang karena dapat memfasilitasi penyerahan sertifikat secara serentak dan juga terhubung secara virtual bahkan dihadiri pula secara langsung oleh para pejabat tinggi di jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Adapun total sertifikat yang dibagikan 7010, yang sudah dibagikan sebanyak 2045. Hari ini yang dibagikan serentak sebanyak 4965 sertifikat tersebar di 14 kecamatan,” paparnya.

Selain Bupati Tangerang yang menyerahkan secara simbolis sertifikat kepada warga, Wakil Bupati, Sekda, Asisten dan Staff Ahli serta para Kepala Dinas juga melakukan penyerahan simbolis sertifikat kepada warga. 

Wabup H. Mad Romli menyerahkan secara simbolis sertifikat warga di Kecamatan Balaraja. Seementara Sekda Moch Maesyal Rasyid di Kecamatan Cikupa dan asisten, staff ahli dan kepala dinas menyerahkan secara simbolis di 11 kecamatan berbeda pada hari yang sama.

Editor: Fariz Abdullah



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler